Tim Supervisi TP PKK Sumut Kunjungi Madina

Daerah398 Dilihat

MNC Trijaya Mandailing Natal (07/03) (Panyabungan) – Tim supervisi Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melakukan kunjungan ke Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Kamis (7/3/2024).

Kunjungan tersebut dalam rangka desa pelaksana tertib administrasi, PAAR, UP2 PKK, aku hantinya PKK dan Iva Test. Kegiatan supervisi ini dilaksanakan di aula kantor bupati, komplek perkantoran payaloting.

Ketua PKK Sumut Dessy Hasanuddin dalam sambutannya yang di bacakan Reza Fahlevi lubis menyampaikan, pertemuan ini merupakan metode rentang PKK yang harus dilaksanakan sebagai bentuk pelaksanaan program demi menghadirkan PKK ditengah-tengah keluarga serta masyrakat.

“Banyak hal yang harus disikapi secara menyeluruh yang terintegrasi serta terkolaborasi,” katanya.

Dikatakannya sistem kordinasi dan konsultasi harus tetap dilaksanakan dengan baik dan berkelanjutan, agar anggaran dan program PKK dapat berjalan dengan baik.

“Ciptakan kemitraan yang luas, dan tentunya terus menemukan berbagai inovasi juga menggali bentuk kreativitas yang lebih menarik lagi,” katanya.

Sementara itu ketua TP PKK Madina Ny Eli Mahrani menyebutkan, pada tahun 2024 Madina memiliki sepuluh desa binaan yang telah ditetapkan melalui keputusan Bupati HM Jafar Sukhairi Nasution.

Lima desa binaan dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK terdiri dari desa Saba Jambu, Iparbondar, Malintang Julu, Huta Puli, dan Kecamatan Sinunukan.

Sementara 4 desa binaan dalam rangka Hari Keluarga Nasional (HKN) yakni desa Kampung Sawah, Aek Nangali, Padang Bulan, Banua Simanosor, dan satu desa binaan PTP2WKSS Simangambat TB.

“Dari bulan Januari sampai Februari telah melakukan berbagai persiapan, pembinaan dan juga kegiatan seperti, pelatihan tertib administrasi, sosialisasi pola asuh anak dan remaja, penyuluhan narkoba, dan kegiatan lainnya,” katanya.

Dalam pelaksanaan kegiatan desa binaan, Eli menyebutkan masih banyak kekurangan dan belum memenuhi indikator yang harus dicapai.

“Kepada seluruh OPD, Camat, kepala desa ketua PKK kabupaten, kecamatan, desa agar sama-sama bekerja sehingga masyarakat merasakan manfaat menjadi desa binaan,” ujarnya. (009)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *