GMNI Madina : Pemerintah Indonesia Mandul Tindak Mafia PETI Kotanopan

Daerah873 Dilihat

MNC Trijaya Mandailing Natal (26/05) (Panyabungan) – Aktifitas Penambang Ilegal Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kotanopan kembali dibuka, setelah beberapa bulan sudah dihentikan Pemerintah melalu Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kegiatan aktifitas PETI ini kembali dilakukan oknum-oknum Mafia PETI yang tidak mengindahkan hasil bersama Forkopimda Madina dengan tegas dalam putusanya untuk menutup dengan penuh PETI Kotanopan.

Ketua Dawan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indanesia Kabupeten Mandailing Natal (GMNI Madina), Rajab Husein mengungkapkan Kepada Media, Minggu (26/05) Kami mengecam mafia PETI Kotanopan yang seolah kebal terhadap Hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Mafia PETI Kotanopan sudah Power Full kebalnya, Pemerintah Indonesia tidak berkutik bahkan mandul mereka buat, jadi harus siapa lagi yang sanggup untuk menindak oknun mafia ini, ” Jelas Rajab.

Rajab juga mengatakan GMNI Madina untuk saat ini tidak percaya lagi kepada Pemerintah RI terutama Presiden RI, Jokowidodo dalam penindakan PETI Kotanopan.

Rajab juga menambahkhan kepada Kapolres Madina, Arie Paloh untuk segera tindak mafia PETI Kotanopan, jangan sampai kami membuat surat ketidak percayaan kami terhadap Pemerintahan Republik Indonesia dalam Penanganan PETI Kotanopan kepada Pimpinan Tertinggi Negri ini.

“Penindakan yang dilakukan Pemerintah Daerah Madina melalu Polres Madina seakan tidak digubris mafia PETI, dalam beberapa minggu ini mafia PETI Kotanopan sudah berani melakukan aktifitas yang sudah dilarang,” Tambah Rajab.

Dari amatan kami melalui GMNI Madina Pemerintah Indonesia Cq Pemda Madina, Polres Madina, Poldasu, Polri sudah mandul menghadapi oknum mafia PETI Kotanopan. Pemerintah jangan kalah melawan mafia, mafia harus dibasmi sampai keakar-akarnya sehingga Indonesia emas tahun 2045 dapat kita capai. (Bakti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *