RSUD Panyabungan Resmi Buka Pelayanan Operasi Mata

Daerah3182 Dilihat

MNC Trijaya Mandailing Natal (13/12) (Panyabunagan) –  Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai saat ini tidak perlu lagi jauh-jauh untuk operasi mata karena RSUD Panyabungan sudah resmi membuka pelayanan terkait hal tersebut. Demikian disampaikan Bupati Madina HM. Ja’far Sukhairi Nasution saat meresmikan Pelayanan khusus Operasi Mata hari ini, Rabu (13/12/2023).

“Kami apresiasi kepada direktur dan jajaran atas inovasi termasuk seperti hari ini pelayanan operasi mata. Tentu nanti ada pelayanan operasi lainnya seperti jantung,” kata Bupati Madina.

Sukhairi juga meminta kepada pihak BPJS kuota untuk operasi mata ditambah agar masyarakat tidak menunggu antrian terlalu lama.

Sukhairi menyampaikan pada tahun 2024 Madina akan melayani BPJS hampir 95% dengan mengalokasikan anggaran hingga Rp. 46 Miliar. Namun menurut Sukhairi, pemerintah harus tegas untuk mengambil solusi atas tunggakan BPJS.

“Kita harus ambil solusi terbaik. Jangan nanti katanya gratis, tapi kenapa malah dipersulit. Setelah dicek padahal BPJSnya bermasalah,” tuturnya.

Sukhairi mengatakan jangan karena BPJS menunggak tenaga kesehatan tidak memberi pelayanan yang baik. Dia menyampaikan apresiasi kepada RSUD Panyabungan atas fasilitas kesehatan yang terus bertambah untuk melayani masyarakat.

Sementara, Direktur RSUD Panyabungan dr. M.Rusli Pulungan, Sp.THT-KL(K) menyampaikan untuk menghadirkan pelayanan operasi mata di RSUD Panyabungan butuh proses yang sangat panjang.

“Ini semua berkat dukungan dan arahan bapak Bupati selama ini kepada kami. Satu-persatu kami mulai benahi,” jelas dr Rusli.

Dia menyampaikan hari pertama peresmian pelayanan operasi mata di mulai dari sepulu orang. Rusli juga mengatakan telah banyak antrian pasien yang akan melakukan operasi mata hingga 4 sampai 5 bulan ke depan.

“Kebijakan BPJS ada pembatasan,” keluhnya.

Direktur RSUD Panyabungah ini membeberkan sejak tahun 2021-2023 ada beberapa pelayanan yang sudah diresmikan, seperti hemodialisa, pelayanan diagnostik ct scan, pelayanan jantung dengan ekokardiografi dan operasi mata.

“Terima kasih atas arahan dan bimbingannya. Terlihat dari angka keterpakaian tempat tidur dari 60 persen hingga 90 persen. Kami mohon maaf jika ada antrian menunggu bad kosong,” pungkasnya. (Joki Nasution)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *