oleh

PW IPA SUMUT Aksi Ke Dua Tutup PT SMGP di Madina

MNC Trijaya Mandailing Natal (08/04) (Medan) – Puluhan pengurus Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Al Washliyah Sumatera Utara (PW IPA Sumut) kembali mendatangin kantor Mapolda sumatera utara dan kantor DPRD sumatera utara dalam aksi ke dua tutup PT SMGP yang diduga menjadi mesin pembunuh masyarakat kabupten Mandailing Natal terkhusus di desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi yang diduga terjadi kebocoran gas H2S pada 25 /01/21 dan 06/03/21 yang mengakibatkan 5 orang meninggal dan 58 orang keracunan.

Pada aksi ke dua ini puluhan pengurus PW IPA Sumut ini kecewa dan mengamuk di kantor Mapolda serta kantor DPRD Sumut dalam orasinya kordinator aksi Ahmad Irham Tajhi mengatakan polda sumatera utara dan jajaran pengecut dan tidak mampu menyelesaikan kejadian ini. Hal yang sama juga di Utarakan oleh Kordinator Lapangan Mhd Khoir Akmal bahwa ini sudah aksi yang ke dua namun belum ada tindakan serius dari Kapolda sumut untuk memanggil dirut pelaksana PT SMGP yang ada di Kab Mandailing natal kami minta Polda sumut dan jajaran harus tangkap dirut pelaksana PT SMGP yang ada di sumut namun disayangkan tidak ada pihak dari Mapolda sumut yang menanggapi aksi mereka.

ptsmmhutmadina

Aksi tersebut juga sempat dorong-dorongan dan juga diwarnai aksi panjat pagar dan goyang pagar serta pemberian Surat Somasi ke DPRD Sumut meminta komisi B dan Komisi D untuk serius dan segera panggil dirut pelaksana PT SMGP yang ada di kab mandailing natal mereka juga menyerukan Tangkap Yan tang selaku direktur utama PT SMGP yang ada di Jakarta.

Aksi tersebut langsung di tanggapi serius oleh Rahmansyah sibarani selaku wakil ketua DPRD Sumut dan Langsung ketua komisi B Dodi Taher mereka mengatakan akan memanggil secepatnya Dirut pelaksana PT SMGP di Madina dan juga Bupati Kab Mandailing Natal sebagai kepala daerah di sana dan kami juga akan mengevaluasinya, dalam waktu dekat kami akan suratin dan RDP ujar ke dua Petinggi DPRD Sumut tersebut.

Ketua PW IPA Sumut Mhd Amril Harahap didampingin sekretari Hairul hanafi purba dan pengurus lainya di tempat yang sama menyampaikan akan menunggu bukti keseriusan KAPOLDA dan DPRD SUMUT melalui Komisi B dan D DPRD Sumut kalau RDP dirut pelaksana juga tidak di periksa minggu depan kami akan berangkat ke jakarta dan akan buat aksi yang lebih besar di depan kantor kementerian ESDM dan MABES POLRI ” tutup Amril dengan Tegas. (08/04)(009)

Komentar

News Feed