oleh

Mahasiswa Meminta Kejati Sumut Segera Memanggil dan Memeriksa Kadis PMD dan Camat Se Madina Dugaan Praktek Korupsi Dana Desa

MNC Trijaya Mandailing Natal (27/06) (Medan)- Koalisi Mahasiswa Anti korupsi dan Penindasan (KOMAN KORAN) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Tinggi Negeri Sumatera Utara, Senin (27/06).

Dengan tuntutan penyalahgunaan anggaran Dana Desa yang tidak sesuai dengan amanat UU No.6 Tahun 2014 Tentang Desa mengamanatkan kepada desa untuk mengoptimalkan penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa dan pemberdayaan masyarakat desa.

ptsmmhutmadina

Dalam Orasinya para mahasiswa menyampaikan tuntutannya
“untuk segera memeriksa Plt. Kepala Dinas Pemberdayan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Mandailing Natal Terkait dugaan Pungutan Liar terhadap para Kepala Desa senilai RP 1.700.000/Desa Se-Kabupaten Mandailing Natal melalui Camat dengan dalih untuk pengamanan di Kepolisisan Daerah Sumatera Utara (POLDA-SU) terkait pelaksaan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Kepala Desa yang bermasalah pada Tahun Anggaran 2021, untuk memeriksa Kepala Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terkait dugaan Korupsi Penggunaan Dana Desa di Madina yang diduga lalai dalam melaaksanakan tugas selaku Tim Auditor Kabupaten Madina, memeriksa para Oknum di Kejaksaan Negeri Mandailing Natal yang diduga terlibat korupsi dalam penggunaan anggaran Dana Desa di Kabupaten Madina, untuk segera mengusut tuntas dugaan korupsi pengelolaan perpustakaan milik Desa (Pengadaan Buku,Honor,Taman Baca) senilai Rp.12.000.000/Desa Pada Tahun Anggaran 2021 Dan Pengadaan Bibit untuk Desa senilai Rp.25.000.000/Desa Pada Tahun Anggaran 2022 diseluruh desa se-Kabupaten Mandailing Natal yang diduga terkesan dipaksakan oleh oknum-oknum pejabat tinggi di Kabupaten Mandailing Natal, selaku kordinator aksi, Ahmad Fauzy SH meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera untuk segera Memeriksa Kadis PMD serta Camat Se-Kabupaten Madina juga kepada oknum dan pejabat yang mungkin terlibat dalam dugaan praktek haram itu. (27/06). (Bakty Wijaya)

Komentar