oleh

Koalisi Mahasiswa Pergerakan Kab Madina ( KOMPAK) Gelar MAKRAB

MNC Trijaya Mandailing Natal (22/11) (Deliserdang) – Koalisi Mahasiswa Pergerakan Kabupaten Mandailing Natal gelar kegiatan Masa Kaderisasi Anggota Baru (MAKRAB) di bumi perkemahan sibolangit , Jumat- sabtu, (18-20 November 2022).

kegiatan kaderisasi kali ini mengusung tema ” Mewujudkan kader yang berintegritas serta berjiwa sosial control untuk membangun Mandailing Natal yang progresif dan kompetitif”

ptsmmhutmadina

Hal itu di ucapkan Alfi Sahrin Hasibuan Ketua Panitia Kegiatan Kaderisasi MAKRAB, di Panyabungan Usai menggelar Kegiatan, Selasa,(22/11).

Alfi Sahrin hasibuan selaku ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan kaderisasi ini merupakan embrionya organisiasi yang akan melahirkan kader-kader baru sebagai tongkat estafed penyambung perjuangan organisasi dan menajalankan roda organisasi kedepan.

Alfi menyampaikan bahwa kegiatan kaderisasi kali ini diikuti oleh mahasiswa dari beberapa universitas dan perguruan tinggi dikota medan yang berasal dari dari Kabupaten Mandailing Natal.

Sementara Ketua Umum Taufik Pulungan dalam menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh jajaran pengurus dan panitia yang telah mensukseskan kegiatan tersebut dan kepada peserta taufik berpesan bahwa Kuliah itu Utama dan Organisasi itu istimewa karena sejarah juga telah mencatat peran serta mahasiswa dan pemuda dalam memerdakakan bangsa ini serta dari rahim organisasilah lahir pemimpin-pemimpin bangsa ini.

“Mahasiswa hari ini seakan-akan alergi dengan kata organisasi sebagian kawan-kawan mahasiswa hari ini seakan lebih suka nongkrong di cafe dijejali koneksi Wifi daripada diskusi, kita selaku orang-orang yang mengaku sebagai agent of change dan control sosial punya tanggungjawab yang besar untuk membangun negeri ini khususnya tanah kelahiran kita bumi gordang sambilan” cetus Taufik

“Utuk itu saya berharap mari kita jadikan KOMPAK (Koalisi Mahasiswa Pergerakan Kabupaten Mandailing Natal) ini sebagai wadah kita untuk berhimpun dan menyatukan pandangan untuk suatu gerakan perubahan membangun bangsa dan khususnya Tanah kelahiran kita kota sejuta santri dan serambi mekkahnya sumatera utara” Pungkas Taufik mengakhiri. (22/11).(Bakty Wijaya)

Komentar

News Feed