oleh

Kinerja Poldasu Disorot, Keberadaan Tersangka AAN Dipertanyakan

MNC Trijaya Mandailing Natal (12/04) (Medan) – Kepala Bidang (Kabid) Humas Kepolisian Daerah (Polda) Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan saat ini keberadaan AAN, tersangka PETI saat ini sedang dalam keadaan sakit. Hal ini diungkapkan Kabid Humas, ketika dikonfirmasi wartawan kapan pelimpahan berkas PETI yang sudah P21 di Kejaksaan, melalui WhatsApp, Selasa (12/04/2022).

“Saat ini tersangka dalam keadaan sakit dan sedang dirawat di rumah sakit. Nanti jika sudah sehat, penyidik segera limpahkan ke Kejaksaan,” tulis Kabid Humas via whatsapp

ptsmmhutmadina

Apa yang disampaikan Kabid Humas ini seolah-olah menutup mata terhadap apa yang selalu di-posting oleh AAN melalui media sosialnya. 

AAN, seperti yang diamati oleh wartawan di Madina, AAN cukup aktif di media sosial dan dalam keadaan sehat wal’afiat. 

Bahkan, beberapa jam yang lalu, AAN masih juga mengupdate story di akun Facebook atas nama Akhmadarjunnasution. 

Dan ketika wartawan kembali konfirmasi mempertanyakan tersangka AAN dirawat di Rumah Sakit mana, siapa nama dokternya dan tersangka AAN sakit apa ?. Kabid Humas Poldasu hingga berita ini ditayangkan, beliau belum juga memberikan jawaban.

Pengamat hukum Kriminal, Rediyanto Sidi Jambak, SH. MH menanggapi hal ini menduga seolah-olah ada permainan antara Polda dengan tersangka dengan lambatnya dilakukan pelimpahan ini.

“seolah-olah Polda Sumut melakukan pembiaran terhadap kasus-kasus PETI di Madina”.katanya

Masih Redi, jika diperlama proses pelimpahannya berarti Kapolda Sumut disinyalir melakukan pembiaraan dalam kasus tambang emas ilegal di Madina.

Dosen Universitas Pancabudi tersebut juga menuturkan, dengan tidak tuntasnya kasus ini, mengakibatkan masyarakat menilai, diduga kuat Polda Sumut sebagai pelindung para penambang emas ilegal di Madina. 

“Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak harusnya bisa menunjukkan profesionalitasnya dalam pengungkapan kasus ini. Sebab Selama ini kita tahu, kinerja Kapolda cukup bagus. Jangan akibat hal ini, kinerja Kapolda jadi buruk”.tandasnya. (TIM).

Komentar

News Feed