oleh

DAK Dinas Pendidikan Madina Di Pertanyakan, Mahasiswa Demo Kejatisu

MNC Trijaya Mandailing Natal (09/02)(Panyabungan)- Kesal dengan Inspektorat dan Kejari Mandailing Natal,Mahasiswa yang tergabung di DPP Koalisi Masiswa Anti Korupsi dan Penindasan(DPP.KOMAN KORAN) melakukan Aksi Demo ke Kantor Kejatisu di Medan,Selasa(9/2) siang pukul 13.20 Wib.
Aksi Demo DPP.KOMAN KORAN tersebut dilakukan terkait dengan Anggaran 56 paket proyek DAK tahun 2020 sekitar Rp 11 Milyar di lingkungan Dinas Pendidikan Mandailing Natal yang diduga Mark Up dan ajang Korupsi bagi yang mengelolanya.
“DPP KOMAN KORAN Mendesak Kejatisu agar secepatnya memeriksa Kadis Pendidikan, Kabid Dikdas,Kasi Program dan Kepala Sekolah,” sebut Mahasiswa begitu sampai di pintu gerbang Kejatisu,Selasa(9/2) pukul 13.20 Wib.
Kata mereka, Berdasarkan uraian kami di atas ,dengan mengedepankan azas praduga tak bersalah supaya tidak menjadi persoalan hukum di kemudian hari maka kami meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk :
1. Meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk mengusut tuntas adanya indikasi syarat mal administrasi dan dugaan korupsi DAK Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal senilai kurang lebih Rp 11.000.000.000.00 Tahun Anggaran 2020
2. Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara diminta untuk segera memanggil Kepala Dinas Pendidikan dan oknum-oknum di satuan yang dipimpinnya serta seluruh kepala sekolah penerima DAK tahun 2020
3. Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara diminta untuk mengevaluasi kinerja Kejaksaan Negeri dan Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal yang dinilai lamban dalam menjalankan tugas dan wewenangnya selaku lembaga pengawas dan auditor keuangan daerah.

“Kami akan datang kembali dengan jumlah massa yg lebih banyak jika pihak Kejatisu tidak merespon apa yang telah disampaikan,” ujar Mahasiswa.
Pihak Kejatisu yang menerima Aksi Demo DPP.KOMAN KORAN segera akan menindaklanjutinya.
” Berikan kami data tambahan dan pengaduan adek mahasiswa akan segera kami tindak lanjuti,” ujar mewakili pihak Kejatisu dan mahasiswa membubarkan diri dengan tertib.(09/02)(Bakty Wijaya)

Komentar

News Feed