oleh

PAC PDI Perjuangan Panyabungan Unjuk Rasa Di Depan Mabespolri

-Nasional-1.520 views

MNC Trijaya Mandaililing Natal (17/03)( Jakarta) – Puluhan masa Pengurus Anak Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Panyabungan (PAC PDI Perjuangan Panyabungan) Rabu (17/03) melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia.

Akbar Panjaitan selaku ketua PAC PDI Perjuangan Panyabungan turun langsung dari Panyabunga ke Jakarta untuk menyampaikan protes keras kepada perusak Daerah Aliras Sungai (DAS) di beberapa Kecamatan di kabupaten Mandailing Natal.

ptsmmhutmadina

“Sebelumnya kami sudah datang ke Mabes Polri melaporkan kegiatan penambang emas disekitaran sungai batang natal ini dengan nomor laporan 03/PAC/PYB/11/21, dan sebelum itu kami juga sudah membuat laporan yang kami antar langsung ke Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan melaui Gakkum dan Ke Ibu Menteri.” Ungkap Akbar.

Perbuatan melawan hukum ini juga sudah sangat sering mendapat kecaman dari berbagai pihak, baik unsur masyarakat maupun pemerhati lingkungan di daerah Mandailing Natal ataupun Provinsi Sumatera Utara, tapi para mafia penambang emas di sungai batang natal ini sepertinya kebal terhadap hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Lanjut akbar.

Kami selaku Kader PDI Perjuangan datang kesini atas dasar keluhan masyarakat yang terdampak akibat kegiatan perusakan ini,

warga menyampaikan kepada kami, sebut saja Rasyid Nasution, dia berkata saat ini masyarakat tidak bisa menggunakan air untuk mandi bahkan untuk ber wudhu’ saja merasa canggung keabsahannya sebab air sungai itu sudah sangat kotor, perusakan ini pun sudah sampai mengakibatkan air laut disebahagian daerah di kecamatan Natal menjadi keruh, pasir laut yang dulu putih kini menjadi lumpur, biota lautpun dikhawatirkan akan punah di daerah itu, ungkap rasyid.
Terakhir rasyid menyampaikan kepada kami bahwa tinggal Kepada Tuhanlah mereka yang belum bertemu untuk mengadukan hal ini.

Seterusnya kami mohonkan kepada Bapak Kapolri Listiyo Sigit Prabowo agar segera menindak para mafia tambang di Aliran Sungai Batang Natal Linggabayu Ranto Baek dan kecamatan sekitarnya di Kabupateng Mandailing Natal.
Serta juga menurunkan Propam Plori terkait dugaan pembiaran Polres Mandailing Natal atas kegiatan Tambang yang sangat merusak Sungai tersebut.
Bila diperlukan kami rasa sudah selayaknya Bapak Kapolri untuk mencopot Kapolres Mandailing Natal terkait pembiaran ini. (17/03)( Bakty Wijaya).

Komentar

News Feed