oleh

Akbar Panjaitan : PETI Di DAS Batang Natal Sudah Kita Laporkan Ke DIRJEN GAKKUM KLHK

-Nasional-724 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (10/02)(Jakarta)- Tambang ilegal yang berlokasi di daerah aliran sungai Batang Natal (DAS Batang Natal), Lingga Bayu, Ranto Baek dan kecamatan sekitarnya di kabupaten Mandailing Natal Diminta ditutup oleh Masyarakat, Akbar Panjaitan, dikatakan Akbar Panjaitan Ketua PAC PDI Perjuangan Panyabungan kepada MNC Trijaya Mandailing Natal by Phone, (10/02).

Akbar Panjaitan yang langsung mewakili aspirasi masyarakat yang juga sebagai ketua PAC PDI Panyabungan Mandailing Natal langsung melaporkan perusakan aliran sungai itu ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

ptsmmhutmadina

“Kita sudah Melaporkan Penambangan Emas Tanpa Izin ( PETI) ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Hari ini kita sudah melaporkan aktivitas pertambangan yang menggunakan alat berat atau beco yang terjadi di Sungai Batang Natal, ranto baek, linggabayu dan lainnya ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui sentra GAKKUM, Alhamdulillah Laporan kita sudah diterima oleh Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan  (GAKKUM) “Sebut Akbar

“Pihak Dirjen GAKKUM KLHK dalam pertemuan menyampaiakan akan segera mempelajari dan segera melakukan proses atas laporan yang di sampaiakan ” Sebut akbar Menambahi

Akbar optimis akan ada tindakan yang segera di ambil oleh KLHK terkait dengan kerusakan yang di akibatkan tambang ilegal dan meminta kepada pihak KLHK untuk menutup segala aktivitas tambang yang sudah sangat merusak daerah aliran Sungai Batang Natal.

“Mari kita Kawal bersama proses ini, semoga aspirasi dan keresahan masyarakat terkait aktivitas tambang yang disampaikan ditindaklanjuti dan pihak-pihak yang melakukan pelanggaran di proses sesuai dengan aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku” Pungkas Akbar.(10/02)(Bakty Wijaya).

Komentar

News Feed