oleh

Warga Sibanggor Sekitar Ba’ Kelinci Percobaan PT SMGP

-Daerah-1.041 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (19/02)(Panyabungan)- Tragedi H2S (hidrogen sulfida) pada 25 Januari 2021 yang menewaskan 5 orang dan Puluhan orang di rujuk/rawat ke RSUD Panyabungan juga RS. Permata Madina meninggalkan trauma besar dan mendalam kepada warga Sibanggor Julu dan sekitarnya.

Aktivitas yang di duga di sengaja oleh perusahaan saat uji buka sumur (well discharge) yang menyebabkan paparan gas beracun H2S (Hydrogen Sulfida) sehingga mengakibatkan 5 orang meregang nyawa dan puluhan lainnya dirawat secara intensif. Ini praktek mal operasional dan pelanggaran berat ( Standar Operasional Prosedur) SOP sesuai hasil Tim investigasi Kementerian ESDM. Paparan H2S ini menyebabkan kematian beberapa warga sekitar Lokasi Perusahaan Cina tersebut. Hal itu di ungkapkan Ali Sahnan Siregar Ketua PC Lingkar Muda Madani yang juga eks ketua PC PMII Madina Jumat, (19/02) Panyabungan.

ptsmmhutmadina

” Aktivitas yang di duga di sengaja oleh perusahaan saat uji buka sumur (well discharge) yang menyebabkan paparan gas beracun H2S (Hydrogen Sulfida) sehingga mengakibatkan 5 orang meregang nyawa dan puluhan lainnya dirawat secara intensif. Mungkin Perusahaan Panas Bumi yg di Sibanggor ini salah satu Proyek termurah dalam operasi pengeluaran. Pasalnya, Bidang HSE tidak bekerja secara profesional, sehingga Menyebabkan korban Jiwa. Setelah ada korban baru di pasang pendeteksi Kecelakaan kerja atau Pengukur Kadar Gas, ini sudah telat” Ujar Sahnan

Sahnan memaparkan, HSE (Health, Safety, Environment) atau juga yang dikenal dengan nama K3 (Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan Lingkungan) adalah suatu kondisi dalam pekerjaan dan hidup yang sehat serta aman baik itu bagi pekerja, perusahaan maupun bagi masyarakat dan lingkungan sekitar pabrik atau tempat kerja tersebut. Keselamatan dan kesehatan kerja juga merupakan suatu usaha untuk mencegah setiap perbuatan atau kondisi tidak aman (selamat/safety) yang dapat mengakibatkan kecelakaan.

“Kenapa HSE tidak bekerja secara profesional mengingat ini Perusahaan Besar atau bidang HSE hanya bekerja secat simbolik di Perusahaan tersebut? Aneh bukan, ada dulu korban baru gerak secara aktif. Warga Sibanggor dan sekitarnya ba’ Kelinci Percobaan Pihak Perusahaan. Bahaya atau tidak nya dampak pengeboran yg mengeluarkan Gas warga sekitar yg menanggung. Naas sekali nasibmu sudaraku yg ada di Sibanggor, Tapi Yakinlah ini semua akan berakhir” Papar Sahnan

Sahnan juga menilai Kepala Teknik Panas Bumi ( KTPB) PT SMGP tidak bekerja Profesional dan layak di berhentikan.

” Saya menilai KTPB PT. SMGP itu tidak bekerja secara profesional dan layak di berhentikan. Kenapa setelah ada korban baru di gelar Sosialisasi-Sosialisasi penanganan dampak H2S. Waduh, udah nggak benar lagi Perusahaan ini, ada dulu efek baru di tangani, bukan nya sebaliknya” Kata Sahnan

Sahnan menambahi, Perusahaan ini di harapkan benar- benar menerapkan aturan Panas Bumi secara Ketat. Perusahaan harus pertimbangkan dan sesuai aturan perusahaan Panas Bumi.

” Sesuai aturankah warga yg berdampingan dengan perusahaan? ini salah siapa?.saya menilai tidak layak lagi warga berdampingan dengan PT. SMGP atau Perusahaan pindah lokasi atau opsi lain angkat kaki jika tidak bisa lebih mementingkan Keselamatan Warga sekitar” Tambah Sahnan

Lokasi Perusahaan Panas Bumi tersebut jelas terlihat berdampingan dengan pemukiman warga dan lahan usaha warga yakni lahan Pertanian dan Perkebunan. Yang perlu di perhatikan kedepan, menurut Sahnan, dekat nya lokasi Perusahaan Panas Bumi dengan lokasi usaha Warga.

” Miris sekali tampak lokasi Perusahaan dan Lahan warga yg sewaktu-waktu bisa mengancam keselamatan warga sekitar. Wajar sudah mereka ( warga) di relokasi atau Perusahaan Pindah lokasi. Adapun alat pendeteksi Kebocoran gas atau bahaya yg mungkin terjadi, ntah sampai kapan itu bertahan tidak akan abadi” Sambung Sahnan

“Saya berharap Penegak hukum ada tindakan pada Kasus ini. Seterusnya kepada Warga Mandailing Natal pada umumnya ini bukan spekulasi yg membuat Berbagai elemen dan pihak manapun berasumsi lain-lain, tapi ini renungan untuk kita warga Madina, Sudara kita di Sibanggor sana sangat terancam kehidupannya dan kita harapkan Kinerja Pak Kapolda Sumut yg Baru sangat baik dan menjadi salah satu agendanya” Harap Sahnan. ( Bakty Wijaya).

Komentar

News Feed