oleh

Wabup Pertahankan Keutuhan Wilayah Kabupaten Madina Di Kemendagri

-Daerah-179 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (26/08) (Panyabungan) – Dalam rapat dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Kamis (25/08/2022) kemaren Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution tetap berjuang mempertahankan keutuhan wilayah Kabupaten Madina terkait batas daerah.

Rapat terkait finalisasi batas daerah (tapal batas, red) yang difasilitasi oleh Kemendagri tersebut, Pemkab Madina mengajukan keberatan terhadap rencana penetapan batas wilayah antara Kabupaten Madina dengan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang didasarkan pada kesepakatan tahun 2012 lalu

ptsmmhutmadina

Demikian dijelaskan Kepala Dinas Pertanahan Madina, Akhmad Faisal, S. Hut kepada Topmetro.News, Jum’at (26/08/2022) via seluler yang mendampingi Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution ketika rapat di kemendagri.

“saat dalam rapat itu, Pemkab Madina menyatakan keberatan atas rencana penetapan batas Kabupaten Madina dengan Kabupaten Tapsel yang didasarkan pada kesepakatan tahun 2012″.ungkapnya

Lalu Faisal juga menguraikan, dasar keberatan Pemkab Madina dalam rapat tersebut disebabkan rencana penetapan batas dua kabupaten itu sangat merugikan Kabupaten Madina.

“luas wilayah Kabupaten Madina sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1998 tentang Pembentukan Kabupaten Madina dan Toba Samosir, dinyatakan bahwa luas wilayah Kabupaten Madina sebesar 660.070 hektare. Sementara, jika dirunut rencana batas yang baru berdasarkan kesepakatan tahun 2012, luas wilayah Kabupaten Madina menjadi berkurang”.paparnya

Maka, atas adanya keberatan yang diajukan Pemkab Madina dalam rapat, Kemendagri dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) memberikan waktu dua pekan kepada Pemkab Madina untuk melengkapi bukti-bukti baru terkait batas yang dimaksud. Selanjutnya apabila bukti sudah lengkap, maka diserahkan ke Pemprovsu untuk dilakukan pembahasan kembali. (007)

Komentar

News Feed