oleh

Virtual, Presiden RI Buka Raker PEN Kejagung RI 

-Daerah-99 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (14/12) (Panyabungan) – Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kejari Madina) mengikuti Rapat Kerja (Raker) Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) secara virtual dengan Kejaksaan Agung RI dari aula lantai 2 kejari Madina, Senin (14/12/2020).

Raker secara virtual mengangkat tema “Komitmen Kejaksaan Menyukseskan Pemulihan Ekonomi Nasional” tersebut merupakan program Kejaksaan Agung RI yang dibuka oleh Presiden RI, Ir Joko Widodo. 

BNNCOVID19

Presiden RI, Ir Joko Widodo ketika membuka raker PEN tersebut dalam pidato sambutannya menyampaikan tingkat profesionalis kerja kejaksaan ke depan harus terus ditingkatkan serta terbuka ke publik demi menumbuhkan kepercayaan rakyat terhadap penegakan hukum.

“Kiprah kejaksaan adalah wajah pemerintah dan kepastian hukum dimata rakyat maupun dimata internasional. Tanpa kejaksaan yang bersih dan dipercaya, semua akan berjalan sia-sia. Lembaga penegak hukum harus ditingkatkan, integritas dan profesioanis jaksa adalah keharusan”.ujarnya

Sambungnya, penegakan dan disiplin internal juga harus terus diperbuat dan diperbaiki, kejaksaan harus bersih. Pembenahan dari hulu ke hilir internal kejaksaan serta dalam relasinya dengan lembaga harus terus terjalin.

“semua harus dilakukan dengan transparan. Integritas jaksa, wawasan kebangsaan serta kesiapan menghadapi permasalahan hukum dimasa mendatang harus diutamakan. Oleh sebab itu, kapasitas SDM kejaksaan yang relevan dengan revolusi industri 4.0 harus diberikan prioritas, sistem kerja yang efisien dan sistem kerja yang transparan”.ungkapnya

Dan cara-cara manual yang lambat rentan korupsi harus ditinggalkan, saya mengapresiasi dan menghargai pengembangan sistem penanganan perkara tindak pidana terpadu berbasis teknologi informasi yang dikembangkan oleh kejaksaan Agung.

“ini bagus apalagi di sinergikan dengan kepolisian, Lapas dan pengadilan, tetapi yang penting bahwa data-data dan teknologinya harus terus diaktifkan dan harus terus dipertahankan. Pada saat yang sama, pengawasan internal harus diaktifkan agar SDM Kejaksaan bertindak profesional, harus diarahkan untuk mengkoreksi kesalahan pelaku, untuk memperbaiki pelaku.

Lalu untuk memulihkan korban jasa penanganan korupsi juga harus bisa meningkatkan pengembalian aset pada negara kembali, apalagi yang menyangkut penggunaan APBN yang harus diajarkan secara cepat dan tepat agar membawa Negara kita Indonesia ini terlepas dari krisis kesehatan dan krisis ekonomi”.harapnya

Tambahnya, komitmen penuntasan penumpasan kesalahan masa lalu harus terus dilanjutkan, Kejaksaan adalah kunci dalam penuntasan pelanggaran HAM masa lalu, kemajuan konkrit dalam upaya penumpasan pelanggaran HAM di masa lalu perlu segera terlihat. Kejaksaan harus terus melakukan kerjasama dengan pihak terkait terutama dengan Komnas HAM perlu untuk tetap dijalin. 

“antisipasi terhadap tantangan masa depan juga terus ditingkatkan. Kejaksaan harus ada, berbagai kemungkinan menjadi bagian untuk mencegah menjaga keamanan negara, pemberantasan terorisme dan perdagangan orang”.sebutnya

Kepala Kejari Madina, Taufiq Djalal SH MH kepada MNC Trijaya Mandailing Natal mengutarakan, makna dari acara virtual ini adalah untuk meningkatkan peran kejaksaan meningkatkan kinerja dalam menyukseskan PEN untuk memperbaiki ekonomi negara pasca Covid-19.

“Rapat kerja tahun ini sangat istimewa karena dilakukan secara virtual dan dibuka oleh Bapak Presiden RI, Ir Joko Widodo dari Istana negara. Alhamdulillah sudah berhasil dan sukses”.akunya

Agenda rakernas setiap tahun ini selain bertujuan untuk meningkatkan kinerja juga buat mengevaluasi kinerja kejaksaan tahun 2020 dan merencanakan program kejaksaan RI untuk tahun 2021. Untuk mengaplikasikan komitmen kejari Madina dalam menyukseskan program PEN tersebut, kita masih menunggu pembahasan dan rapat komisi.

“Nanti akan ada pembahasan di rapat komisi, tentunya ada rekomendasi dikeluarkan sebagai unit kerja, Kejari Madina selalu siap untuk menjalankan segala rekomendasi yang digariskan oleh pimpinan.

Rakernas akan berlangsung selama 3 hari dimulai 14-16 Desember dengan melibatkan Kejaksaan RI dan di ikuti 4.386 warga Adhyaksa di seluruh Indonesia dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Hasil dari rekomendasi itu nantinya akan langsung kita inplementasikan, yang terkait dengan kewenangan kerja kami, pasti akan dilaksanakan”.paparnya

Amatan MNC Trijaya Mandailing Natal, Raker virtual PEN diaula Kejari Madina dihadiri kejari Madina Taufiq Djalal SH MH, Kasi intel Aditya Tarigan SH, Kasubagbin Putra Masduri SH, Kasi Pidsus Daniel Barus SH, Kasi Datun Edison Situmorang SH, Pemeriksa Yudi, SH dan Kacabjari Kotanopan Arga Hutagalung, SH. (007)

Komentar

News Feed