oleh

Tokoh Besar Mandailing Natal Hadir Berikan Materi di Seminar Nasional STAIN Madina

-Daerah-435 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (04/10) (Panyabungan) – Mengawali bulan oktober ini, STAIN Madina menggelar Seminar Nasional dengan tema umum “Tantangan Sarjana Syari’ah di Era 5.0.”. Seminar yang terdiri dari dua sesi ini menghadirkan narasumber yang didatangkan langsung dari Jakarta. Tidak hanya satu, namun sejumlah tokoh besar dibidang advokasi dan ekonomi dihadirkan untuk berbagi ilmu sebagai bekal mahasiswa kedepannya. Seminar Nasional ini diadakan di Aula Gedung Baru.

Dalam laporannya, Dr. H. Dedisyah Putra, M.A Wakil Ketua I STAIN Madina sekaligus Ketua Panitia Seminar mengatakan narasumber berasal dari sejumlah lembaga besar yaitu, Dr. Drs. Saud Usman Nasution, SH., MH., MM (Komjen Pol. Purn.), Victor W. Nadapdap, SH., M.B.A., MM., dan Dedi Kurniadi, SH., MH., dari Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI). Selanjutnya Dr. Mulia Panusunan Nasution, D.E.S.S, mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan di era Kepresidenan SBY. Drs. H. Lokot Zein Nasution, SH., MM., Peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Saipullah Nasution mantan Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Jawa Barat sekaligus Ketua DPP Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS). Serta menghadirkan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Padangsidimpuan.

ptsmmhutmadina

Lebih lanjut Dr. Dedi mengatakan sesi pertama adalah Seminar Program Studi Hukum Keluarga Islam dari pagi hingga siang hari, materi yang disuguhkan tentang Hukum dan Keadvokatan. Kemudian sesi kedua adalah Seminar Program Studi Hukum Ekonomi Syariah dengan materi tentang hukum ekonomi di bidang kepailitan, wakaf dan bea cukai.

“Kita berharap kepada mahasiswa untuk dapat mengambil ilmu sebanyak-banyak melalui para pemateri yang pakar dibidangnya, agar mahasiswa dapat menemukan visi yang jelas untuk masa depannya nanti” ujarnya.

Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag, Ketua STAIN Madina dalam sambutannya mengatakan bahwa kampus mengundang para tokoh yang telah sukses diberbagai bidang ini untuk berbagi ilmu kepada para mahasiswa. Beliau mengatakan indikasi yang melatar belakangi agenda besar ini adalah karena STAIN Madina memiliki percaya diri yang sangat tinggi dan itu merupakan sebuah kebanggaan tersendiri.

“Sekalipun kita berada di daerah panyabungan, namun mindset anak-anak kita tidak kalah dengan yang lainnya. Kita punya cita-cita untuk bisa berkontribusi bagi Mandailing Natal, Sumatera Utara, indonesia dan bahkan untuk Dunia.”Ujarnya

Beliau juga mengatakan keinginan untuk terus maju menjadi perguruan tinggi bergengsi salah satunya dengan perubahan status menjadi Institut maupun Universitas adalah motovasi STAIN Madina untuk selalu semangat mencapai apa yang telah digagas. Beliau menekankan kepada para mahasiswa untuk dapat menjadi pemengang estafet dalam melanjutkan perjuangan tersebut.

“Insya Allah melalui STAIN Madina akan muncul cendikiawan-cedikiawan yang akan memberikan kontribusi besar bagi bangsa Indonesia tentunya. Maka ini perlu support yang kuat dari berbagai elemen dan tokoh-tokoh yang telah berkiprah di kancah nasional.” ungkap beliau

Di akhir penyampaiannya beliau mengucapkan selamat datang kepada para pemateri di kampus kebanggaan STAIN Madina.

Sebagai Informasi, dalam seminar ini juga dilangsungkan penandatanganan MoU dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Arafah sekaligus penyerahan cenderamata kepada STAIN Madina yang diserahkan langsung oleh Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Arafah (STAIDA) Deli Serdang, Dr. H. Umar Mukhtar Siregar, Lc., serta Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Darul Arafah dan sejumlah unsur pimpinan STAIDA Deli Serdang lainnya. (04/10).(009)

Komentar

News Feed