oleh

Terkait Indikasi Pasar Malam Wahana Judi dan Tidak Berizin, Polsek Siabu Jangan Bungkam

-Daerah-895 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (06/05) (Siabu) – Maraknya Indikasi Judi dengan kedok adu ketangkasan di Pasar Malam yang berada di Desa Simangambat kecamatan siabu menjadi Perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat

Hiburan anak musiman yang hampir rutin pada saat lebaran di Mandailing Natal ini sering menuai Pro-kontra, mulai dari anggapan Hiburan anak hingga kecaman yang menyebutkan sarang judi berkedok adu ketangkasan, lebih lagi ada juga yang mengindikasikan sebagai sarang Pungli

ptsmmhutmadina

mengenai hal ini, Zainal Abidin Spdi Mpdi, warga Siabu yang juga dosen Pendidikan Agama Isla di Stain Mandailing Natal mengatakan, pasar malam ini merupakan hiburan musiman yang sangat di gemari anak-anak hingga remaja, bahkan juga dewasa, “kita tau sendiri masyarakat Mandailing Natal sangat haus akan tempat hiburan, wisata dan rekreasi, indikator ini yang menjadikan setiap ada hal (tempat hiburan red.) yang baru maupun baru muncul pasti akan sangat ramai peminatnya”

“Tapi sangat disayangkan Hiburan anak (Pasar Malam) yang ada di simangambat ini sangat syarat dengan Indikasi Perjudian, bahkan terindikasi juga salah satu tidak mengantongi izin, dapat kita lihat bersama, selain wahana bermain, dan kuliner, ada yang paling mencolok, contohnya pasang angka dengan bola yang di gelindingkan, lempar gelang, dan lain-lain, itu sangat merugikan bagi masyarakat karna syarat dengan JUDI”

“Saya secara pribadi mengecam keras permainan adu ketangkasan di pasar malam tersebut karna selain bersifat JUDI, juga mencoreng nama baik Mandailing Natal sebagai serambi Mekkahnya Sumatera Utara, dan meminta Pihak kepolisian, khususnya Polsek Siabu agar segera menindak tegas hal ini, karna segala bentuk JUDI melanggar Hukum negara, jangan sampai muncul opini liar yang membuat Instansi Polri di Mandailing Natal tersudutkan akibat pembiaran ini” tegasnya

“Kita sangat apresiasi adanya pasar malam sebagai tempat hiburan kala idul Fitri datang, tapi sangat di sayangkan kalau ternyata di baliknya terdapat wahana yang merugikan masyarakat baik setara materi, ekonomi dan akhlak, sebelumnya saya dengar info bahwa Pasar malam yang di Panyabungan sudah menutup wahana indikator JUDI karna sudah di panggil oleh Muspika Panyabungan, kok di Siabu ini tidak bisa mengambil sikap demikian, ini tentu menjadi tanda tanya besar bagi kita” tegasnya

Sampai berita ini ditayangkan Kapolsek Siabu yang dicoba untuk di konfirmasi dari Kamis (05-05) melalui seluler belum memberikan jawaban walaupun di Pesan Singkat WhatsApp nya sudah bercentang biru tanda sudah dibaca. (06/05) (Eka Sofyandi)

Komentar

News Feed