oleh

Terkait Dugaan Penghinaan Lambang Negara, DPD PSI Madina Serahkan Bukti Tambahan

-Daerah-333 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (28/09)(Panyabungan) – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Abdul Khoir Nasution, SH menyerahkan bukti tambahan kepada penyidik polres Madina saat diundang memberikan keterangan dalam kasus dugaan pelecehan dan penghinaan lambang negara, Selasa (28/09/2021).

Penambahan bukti foto Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution yang pada petnya kepala burung garuda berbalik mengarah kekiri tersebut, beliau temukan dari beberapa desa yang diduga kuat memang telah menyebar di Kabupaten Madina.

ptsmmhutmadina

Usai memberikan keterangan kepada penyidik Polres Madina, Ketua DPD PSI Madina, Abdul Khoir Nasution, SH kepada MNC Trijaya Madina mengatakan bahwa hari ini DPD PSI Madina di undang dalam hal memberikan keterangan terkait pelaporan dugaan pelecehan dan penghinaan lambang negara yang telah DPD PSI layangkan pada tanggal 10 September 2021 lalu.

“Kita hadiri undangan Polres Madina yang menginginkan keterangan dari kita atas laporan kita kemarin. Dan selain memberikan keterangan, saat dihadapan penyidik tadi kita juga telah menyerahkan bukti tambahan yang kita temukan sebagai contoh bukti tambahan yang telah tersebar di beberapa Desa yang ada di Kabupaten Madina”.ungkapnya

Dan dalam pengakuannya, sudah lebih dari satu bukti yang kita perlihatkan dan serahkan ke polisi atas dugaan pelecehan itu. Dan bahkan untuk nama-nama oknum terduga yang melakukan pengutipan uang untuk pembayaran foto tersebut juga telah kita sampaikan kepada penyidik.

Jadi jelas tambahnya, dengan disinyalir masih tersebarnya foto tersebut hingga kini, memang tidak ada itikad baik si penyedia foto itu untuk menarik kesalahan itu.

Seperti yang telah di beritakan MNC Trijaya Madina sebelumnya, lambang negara burung Garuda yang sesuai dengan PP nomor 66 tahun 1951 tentang lambang negara, pasal 1 ayat (1), disebut menghadap ke kanan dengan arti kebaikan.

Lalu, dari kepala gurung garuda yang mengarah ke kiri pada foto wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution tersebut, diduga juga telah melanggar UU nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan pasal 57 a jo pasal 68 yang berbunyi setiap orang dilarang: (a) mencoret, menulis, menggambar, atau membuat rusak Lambang Negara dengan menodai, menghina, atau menghargai kehormatan Lambang Negara dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00. (007)

Komentar

News Feed