oleh

Terkait Dana Desa, Warga Aek Banir Adukan Kepdes ke inspektorat Madina

-Daerah-109 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (24/07) (Mandailing Natal) – Terkait adanya dugaan indikasi Korupsi Dana Desa (DD), warga Desa Aek Banir Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melaporkan Kepala Desa (Kepdes), Darwis ke Inspektorat Madina, Jumat (24/07/2020) siang.

Dalam surat pengaduan yang ditandatangani Badan Perwakilan Desa (BPD) dan puluhan warga masyarakat tersebut ada empat poin pengaduan warga yakni dibidang bangunan fisik, pemberdayaan masyarakat, BumDes dan dugaan pungli.

BNNCOVID19

Pada bangunan fisik rabat beton tahun 2016 hingga 2019, warga menduga terjadinya kegiatan indikasi korupsi dimana bangunan fisik tersebut diduga tidak sesuai dengan RAB.

Kemudian biaya konsumsi pelatihan sepak bola Naposo Bulung diduga tidak ada, sementara uangnya sudah dicairkan.

Pengadaan susu Anlene dalam program penambahan gizi Lansia dari ADD tahap II tahun 2017 diduga tidak disalurkan.

Begitu juga dengan biaya honor narasumber dan MC, kegiatan pengantaran jenazah dari ADD tahap II tahun 2017 juga diduga tidak disalurkan.

Selanjutnya, biaya pengadaan beras dan telur penambahan gizi Lansia dari ADD tahap II tahun 2017 juga diduga tidak disalurkan. Dan biaya Bumdes tahun 2017 dan 2018 diduga dikorupsi untuk memperkaya oknum-oknum tertentu.

Kepala desa juga diduga melakukan pungli terhadap beberapa masyarakat miskin terkait bantuan bedah rumah tahun 2014.

Dimana menurut pengakuan warga Kades diduga mengutip uang sebesar Rp 25.000 per orang yang berjumlah lebih kurang 200 kepala keluarga (KK) yang ada di Desa Aek Banir.

Dengan adanya pengaduan tersebut warga mengharapkan kepada tim penegak hukum untuk mengkaji laporan warga sekaligus melakukan investigasi langsung kelapangan.

Dan, bila laporan warga tersebut terbukti ada kejanggalan atau pelanggaran, Inspektorat Madina diminta agar menindaknya sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Kepala Inspektorat Madina, Marwan Bakti Siregar ketika dikonfirmasi media via seluler menyatakan akan segera mempelajari laporan warga Desa Aek Banir tersebut.

“kita dari inspektorat Madina mempelajari dulu laporan warga ini sebelum melakukan tindakan selanjutnya sesuai peraturan yang berlaku”.tandasnya. (007)

Komentar

News Feed