oleh

Terkait BIMTEK TP PKK DESA Se-Madina, LSM TAMPERAK: Sebagian Kades Bingung Dan Terkesan Dipaksakan

-Daerah-305 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (12/03)(Panyabungan)  – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP.PKK) Desa se-Kab.Madina  akan Mengikuti Bimtek dari tanggal 18 – 21 Maret 2021 di Hotel Niagara Parapat Sesuai surat Penawaran LPPCM Nomor 10//LPP-CM//III/2021.

Pada penawaran Bimbingan Teknis ( Bimtek) Peningkatan Kapasitas dan Keterampilan Kader TP PKK di desa Rp 5.000.000/peserta dengan dua(2) peserta dalam satu kamar.

ptsmmhutmadina

Hal tersebut disampaikan oleh Salah seorang Kades yang enggan disebut namanya , Jum’at (12/3) by Phone kepada Team Wartawan.

Kades tersebut  mengatakan sudah ada undangan untuk kegiatan Bimtek tersebut. Kades juga sudah sepakat dengan kades yg lain untuk tidak ikut pada kegiatan Bimtek tersebut.

“Saya merasa bingung mau pinjam kemana pendahuluan dana Bimtek. Saya dan Beberapa Kades yg lain sudah sepakat untuk tidak mengikuti Kegiatan Bimtek tersebut” Ujar Kades

Kades menambahkan anggaran Dana Desa ( DD) sampai saat ini belum cair.

“Sampai saat ini Dana Desa belum cair, Bagaimana kita dapat uang 5 Juta. Apabila Dana Desa 2021 sudah caer sampai 40% mungkin tidak apa-apa kita bisa mengikuti” Tambah Kades

Seterusnya kades menambahkan ” Naolong Ma roakku di anggaran i mm holong dope rohakku di istri ku” Artinya Kades lebih sayang ke istri nya dari pada Anggaran Bimtek.

” Naolong Ma roakku di anggaran i mm holong dope rohakku di istri ku” ( Kades lebih sayang ke istri nya dari pada Anggaran Bimtek). Setelah pulang Bimtek saya takut kan menyalahi dan Bersyarat- syarat ( Proses Hukum) ” Tambah Kades lagi.

Di lain tempat Ketua LSM TAMPERAK Madina M. Yakub Lubis sangat menyayangkan kegiatan Bimtek tersebut. Pasalnya, di situasi yg sulit saat ini karena efek pandemi Covid 19.

” Banyak Pengaduan pencairan Dana Desa 2021 rencana 8% untuk alat Kesehatan ( Alkes) bukan untuk bimtek. Seterusnya kades pusing untuk mencari Pinjamam untuk ikut dalam Kegiatan Bimtek di Parapat tersebut sebab terkesan di wajibkan ikur serta” Ungkap Yakup

Yakup menilai ada unsur Paksaan dari Pihak yg bersangkutan pada kegiatan ini. Perlu di kaji Ulang untuk menggelar Bimtek ini melihat keadaan ekonomi Seorang Kades tidak merata  dengan beberapa Kades yg lain, sebagian sulit mencari pinjaman ke pihak lain.

Yakub meminta kepada instansi terkait untuk tidak tutup mata  hal ini dan segera mengevaluasi kegiatan bimtek yg akan di gelar minggu mendatang. Yakub juga jangan mau di intimidasi oleh pihak manapun untuk suatu kegiatan yg Memudoratkan untuk kemajuan Desa.

“Mari kita kaji ulang apakah pada RPJMDes kegiatan Bimtek seperti ini dimusyawarahkan dan di setujui peserta Musyawarah pada Rapat RPJMDes tahun lalu” Tandas Yakub mengakhiri. (12/03)( Bakty Wijaya)

Komentar

News Feed