oleh

Tambang Emas Ilegal di Madina,Siapa Backing?

-Daerah-516 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (04/02)(Panyabungan)- Sebenarnya bukan perkara mudah menutup tambang emas ilegal di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara terutama di sekitar Sungai Batang Natal dan di gunungnya Daerah Kecamatan Batang Natal yang makin botak dipangkas dan dikeruk itu.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui ucapan Gubernur Sumut Edi Rahmayadi menuturkan akan menutup penambangan liar tersebut pada tahun 2019 silam dan banyak di muat pada beberapa Surat kabar, Namun upaya-upaya itu bagai menepuk angin, terlebih bila tanpa dukungan kuat pemerintah pusat. Hal itu di ungkapkan Ketua Ikatan Pemuda Muhammadiyah ( IPM) Sefly Harahap, Kamis, ( 04/02/2021) di Kantor MNC Trijaya.

ptsmmhutmadina

“Emas adalah soal harta yang diinginkan dan diincar banyak orang untuk menambah pundi-pundi kekayaan. Maka, bukan rahasia lagi bahwa banyak oknum berkepentingan dan “bermain” dalam tambang ilegal emas. Tidak hanya oknum lokal, tapi juga melibatkan oknum elite di tingkat nasional” Ungkap Sefly lagi

“Ada gula ada semut. Emas di Buru ini memiliki putaran uang yang luar biasa. Bisa miliaran rupiah tiap hari. Tak heran bila banyak pihak punya kepentingan atasnya” Sambung nya lagi

Tambang emas ilegal di nilai puluhan mesin pengolahan emas yang masih aktif beroperasi sepanjang sungai dan hutan Kecamatan Batang Natal. Penambangan emas ilegal ini memang menjadi momok karena menyebabkan kerusakan lingkungan luar biasa.

“Masyarakat sekitar Tambang tdk bisa menikmati jernih nya sungai untuk kebutuhan hidup karena sudah Tercemar juga keruh dan instansi terkait terkesan tutup mata” Tambah nya

Sefly meyakini para penambang itu bisa dengan bebas melakukan penambangan ilegal selama ini. Ada dugaan beking dari aparat yang membuat mereka bisa cuek mencemari lingkungan.

“Tidak menutup kemungkinan ada aparat keamanan yang juga turut terlibat membiarkan dan mengambil keuntungan dari bisnis ilegal ini, sehingga menjadi masalah klasik yang seolah tidak bisa diatasi,” jelas dia.

“Saya berharap kepada Gubernur Sumut untuk menindak tegas para penambang Emas Tanpa Izin ( PETI) di Mandailing Natal seperti yg terucap pada 2019 silam” Harap Sefly.(04/02)(Bakty Wijaya)

Komentar

News Feed