oleh

Setelah DPD GPMN, DPD PSI Madina Juga Akan Laporkan Dugaan Pelecehan Lambang Negara

-Daerah-151 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (10/09)(Panyabungan) – Guna menunjukkan rasa penghargaan dan kepedulian, serta kecintaannya kepada Negara Republik Indonesia khususnya yang berkenaan dengan lambang negara. Dewan Pimpinan Daearah Partai Solidaritas Indonesia Kabupaten Mandailing Natal (DPD PSI Madina) juga akan melaporkan dugaan penghinaan Lambang negara kepala burung garuda yang mengarah ke kiri pada pet wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution.

Hal itu dinyatakan Ketua DPD PSI Madina, Abdul Khoir Nasution, SH kepada MNC Trijaya Mandailing Natal di sekretariat DPD PSI Madina desa Pidoli Lombang Kecamatan Panyabungan, Jum’at (10/09/2021).

ptsmmhutmadina

Sebelumnya, kepada MNC Trijaya Madina, Ketua DPD PSI Madina yang akrab di sapa Bro Khoir ini juga telah menegaskan bahwa didalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 7 Tahun 2006 Tentang Standarisasi Sarana Dan Prasarana Pemerintah Daerah, tidak ada disebutkan peyediaan Foto Kepala Daerah di Ruang Kerja Pejabat Eselon II, III dan IV Serta Pejabat Fungsional dilingkungan Pemerintah Daerah.

Dan beliau juga mengungkapkan, penyediaan foto kepala daerah Madina, khususnya pada pet wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution yang lambang kepala burung garuda mengarah kekiri, tidak sesuai dengan bunyi PP Nomor 66 Tahun 1951 tentang lambang negara pasal 1 ayat (1) yang menegaskan bahwa lambang kepala burung garuda mengarah kenkanan yang artinya kebaikan.

“Bila kita telaah dari kedua aturan pemerintah diatas, jelas bahwa oknum penyedia foto ini diduga telah melakukan penghinaan atau pelecehan kepada lambang negara, apalagi berdasarkan pengakuan dan klarifikasi wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi di media, foto tersebut bukan foto resmi dirinya, melainkan foto editan”.ungkapnya

Terlepas dari ketidaksengajaan atau adanya kelalaian dalam pengadaan foto ini, dan bila kita analisasi oknum penyedia hanya berfikir keuntungan saja dari penyediaan foto Bupati dan wakil Bupati Madina ini, karena ada harga disana dan disinyalir dipaksakan.

Untuk itu lanjutnya, DPD PSI Madina akan segera membuat laporan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) terkait dugaan pelecehan lambang negara yang sudah jelas-jelas dulu para pejuang bertaruh nyawa untuk memperjuangkan dan memerdekakan negera yang kita cintai ini.

“Kita dari DPD PSI Madina sudah mengumpulkan bukti-bukti terkait hal ini untuk diajukan sebagai barang bukti kepada APH saat membuat laporan nanti”.tegasnya mengakhiri. (007)

Komentar

News Feed