oleh

Satpol PP Madina Menggelar Razia Pekat

-Daerah-390 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (26/02) (Panyabungan) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara menggelar razia Penyakit Masyarakat (Pekat) yang menyisir sejumlah tempat hiburan malam dan hotel kelas melati di kota Panyabungan, Sabtu (26/02/2022) dini hari.

Dalam razia pekat tersebut, petugas berhasil mengamankan 2 wanita pemandu lagu di tempat hiburan malam, dan 3 pasangan yang bukan suami istri dari sejumlah hotel kelas melati di Panyabungan.

ptsmmhutmadina

Selain mengamankan pasangan bukan suami istri, petugas juga mengamankan 2 botol minuman keras dari salah satu kamar hotel pasangan bukan suami istri yang terjaring.

Kasatpol PP Mandailing Natal, Lis Mulyadi melalui Kepala Bidang Ketentraman dan ketertiban umum, Ismail Dalimunthe mengatakan kepada media bahwa petugas berhasil menjaring 9 orang dari hiburan malam dan hotel, satu di antaranya merupakan mucikari.

Sembilan orang tersebut telah di lakukan pendataan dan pembinaan di kantor Satpol PP, seterusnya mereka akan di pulangkan ke keluarganya, setelah membuat surat perjanjian tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Sementara, dari hasil  pengakuan mereka saat di lakukan penyidikan oleh petugas, 9 orang ini baru pertama kali terjaring razia pekat, ucapnya.

Kegiatan razia pekat ini dilaksanakan bertujuan menjaga ke kondusipan menjelang bulan suci ramadhan, dan banyak surat keberatan masyarakat yang di terima Satpol PP tentang keberadaan wanita malam yang mengganggu ke kondusipan di tengah- tengah Masyarakat. Ungkapnya.

DN (25) Desa Aek Nabara Kota Padangsidimpuan berstatus gadis.

SF (36) perempuan asal Kelurahan Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan.

AK (48) laki-laki asal Provinsi Riau

SK (28) perempuan asal Kelurahan Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan.

NN (48) perempuan asal Kelurahan Sipolu-polu Kecamatan Panyabungan.

Mereka ditemukan pada tempat yang berbeda, 2 orang perempuan ditangkap di lopo tuak Ojo Lali Desa Kampung Baru Kecamatan Panyabungan Utara. 2 pasangan di luar nikah diamankan dari kamar hotel Istana ditambah 1 orang perempuan yang diduga mucikari juga diamankan. Hotel Istana terletak di jalan Merdeka Kelurahan Kayu Jati, Panyabungan. Kemudian, sepasang lagi diamankan dari kamar hotel Anugrah yang juga terletak di Kayu Jati.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Drs Lismulyadi Nasution melalui Kabid Trantibum menerangkan, sembilan orang tersebut sudah dibawa ke markas Satpol PP untuk dilakukan penyidikan.

Berdasarkan hasil penyelidikan, sembilan orang tersebut baru pertama kali ditangkap di hotel maupun lopo tuak wilayah Madina.

“Razia pekat ini kita lakukan atas perintah Bupati melalui Kasatpol PP. Tadi, semua tempat hiburan malam dan hotel di Kecamatan Panyabungan sudah kita periksa, hasilnya 9 orang kita amankan karena status mereka tidak jelas,” kata Ismail.

Ismail menyebut, pada saat penggrebekan tidak ditemukan perlawanan dari pihak hotel maupun tersangka.

Akhirnya, pihak Satpol PP mengambil kesimpulan membuat surat perjanjian di atas kertas bermaterai Rp 10 ribu dan wajib dijemput pihak menjamin yaitu keluarga terkait. (26/02)(Eka)

Komentar

News Feed