oleh

Satgas Covid19 Al Washliyah Madina Ajak Peran Serta Masyrakat Memutuakan Mata Rantai Penyebaran Covid 19

-Daerah-103 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (07/04)(Panyabungan)- Satuan Tugas Peduli Pandemi Covid-19 Al Jam’iyatul Washliyah Madina mengajak semua elemen masyarakat khususnya organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan Islam untuk lebih berperan aktif mencegah penyebaran Covid-19 khususnya dalam menyambut bulan Ramadhan 1442 H.

Ajakan ini disampaikan Mukhtar Syaikhuddin Nasution Koordinator Satuan Tugas Peduli Pandemi Covid-19 Al Washliyah Madina kepada pers (7/4) di Pasar Panyabungan.

ptsmmhutmadina

Nasution mengungkapkan berdasarkan fakta yang terjadi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan terdapat penurunan tingkat kedisiplinan untuk melaksanakan protokol kesehatan.

“fenomena ini wajar terjadi akibat kebosanan masyarakat karena pandemi covid-19 ini belum berakhir sehingga tercipta kekeliruan persepsi masyarakat dalam menyikapi Wabah Covid 19 ini.

Menurutnya, organisasi masyarakat dan organisasi kepemudaan Islam serta masyarakat terdidik lainnya memiliki peran yang signifikan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana menyikapi wabah Covid 19 terlebih lagi menjelang bulan Ramadhan tahun ini.

“Tugas ini sesungguhnya mulia dan bernilai ibadah karena sudah menjadi kewajiban sesama manusia untuk saling mengingatkan demi kebaikan. Mari bersama sama saling memberikan konstribusi aktif sesuai peran masing masing guna memutus mata rantai penyebaran covid-19,” ujarnya.

Ia menjelaskan protokol kesehatan berupa penerapan 3 M Plus yakni mencuci tangan dengan air mengalir, menggunakan masker jika keluar rumah, mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan dan menjaga jarak merupakan ikhtiar yang harus dilaksanakan secara konsekwen dan kontiniu sehingga bisa menekan laju penyebaran Covid-19 disamping upaya vaksinasi yang terus digalakkan pemerintah dewasa ini.

“Satgas Peduli Covid-19 Al Washliyah Madina hingga hari ini masih aktif melakukan sosialisasi, edukasi dan kampanye, pencegahan dan pengurangan resiko dengan penyemprotan, pemberian handsanitizer, dan juga pemberian masker,” ulas Wakil Ketua Al Washliyah Madina ini.

Nasution juga menekankan peran penting organisasi keagaman dan kepemudaan Islam untuk selalu menghimbau anggotanya masing masing agar disiplin dalam penegakan protokol kesehatan tersebut.

“Jika para pimpinan dan anggota yang tergabung dalam ormas/OKP Islam disiplin melaksanakan protokol kesehatan tentu ini akan menjadi contoh yang baik bagi warga masyarakat lainnya”paparnya.

Nasution lebih lanjut menjelaskan bahwa dengan peran ormas tersebut jelas akan berdampak luas bagi masyarakat untuk konsisten menjadikan protokol kesehatan sebagai adaptasi kehidupan baru.

” Virus ini tidak mungkin dihentikan hanya oleh pemer­intah saja, bahkan pemerintah negara maju pun tidak sang­gup mengatasi covid-19, kalau tidak bersama-sama dengan masyarakat. Oleh karena itu marilah kita jadikan penghentian penyebaran virus ini sebagai tanggung jawab bersama,” tukasnya .(07/04)(Bakty Wijaya).

Komentar

News Feed