oleh

Sanggar Seni Tano Sere Yayasan Marbisuk SMAN 2 Plus Panyabungan Diresmikan

-Daerah-115 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (03/12) (Panyabungan) – Pjs Bupati Mandailing Natal (Madina) Ir H Dahler Lubis meresmikan sanggar seni tano sere yayasan marbisuk SMA Negeri 2 Plus Panyabungan, Kamis (03/12/2020).

Pantauan MNC Trijaya Madina, peresmian sanggar seni Tano Sere yayasan Marbisuk SMAN 2 Plus Panyabungan tersebut dihadir Kepala Sekolah SMAN 2 Plus Panyabungan, Hendri, S. Pd, Ketua Forum Pelestarian dan Pengembangan Adat Budaya Madina, Ali Racman Nasution, Forum Penulis Madina (FPM), Para guru dan siswa SMAN 2 Plus Panyabungan.

SOMAN

Pjs Bupati Madina, Ir H Dahler Lubis dalam pidatonya menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada guru dan siswa. Sebab beliau merasa gembira dan bangga atas antusias dan animo masyarakat dalam pelestarian seni dan budaya terkhusus untuk yayasan marbisuk.

“Sanggar seni budaya adalah suatu wadah atau sarana yang digunakan suatu komunitas atau sekumpulan orang untuk berkegiatan seni seperti seni tari, seni lukis, dan seni peran”.ujarnya

Masih Dahler, kegiatan yang ada dalam sebuah sanggar seni berupa kegiatan pembelajaran tentang seni yang meliputi, proses dan pembelajaran menciptakan sehingga produksi dan semua proses hampir sebagian besar dilakukan di dalam sanggar tergantung ada tidaknya fasilitas dalam sanggar.

“Pelestarian budaya bukanlah suatu usaha yang bersifat elastis untuk membangkitkan feodalisme tetapi merupakan upaya memelihara dan melindungi aset bangsa agar seluruh lapisan masyarakat mendukung pelaksanaan pembangunan bangsa dan lebih berbudaya sebab budaya merupakan aset penting terutama untuk pengetahuan dan memupuk jati diri bangsa.

Upaya yang dilakukan untuk menjaga kelestarian seni budaya di Madina ini khususnya di Yayasan marbisuk SMA Negeri 2 Plus Panyabungan adalah dengan mendirikan sanggar seni yang saya ketahui bahwasanya sanggar seni budaya yang diberi nama ‘Tano sere’ ini masih berjuang untuk melestarikan kesenian tari tradisional, khususnya tarian tortor dari Mandailing, tari payung dari pantai barat dan budaya lainnya yang ada di Madina”.tegasnya

Dan Dahler juga berharap kepada kepala sekolah dan bapak ibu guru Pembina serta siswa- siswi Yayasan marbisuk SMA Negeri 2 Plus Panyabungan agar tetap semangat untuk melestarikan budaya kita yang tercinta.

“kembangkan terus kreativitas anda di bidang seni karena wadah ini sudah ada dan manfaatkanlah wadah sanggar seni ini dengan sebaik-baiknya”.tandasnya. (007)

Komentar

News Feed