oleh

Rumah Khatib Dibongkar Maling, HP dan Uang Raib

-Daerah-326 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (04/05) (Panyabungan) – Sungguh entah terbuat dari apa hati pelaku pembongkaran rumah di desa Gunung tua Ipar bondar kecamatan Panyabungan, disaat umat muslim sedang merayakan hari kemenangan 1 syawal 1443 H, karena baru menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan.

Rumah korban kemalingan yang diketahui bernama Endi Hasan Siregar ini, menjadi khatib saat sholat Idul fitri 1443 H (Ied,red) di mesjid Taqwa Muhammadiyah yang ada di desa Gunung tua Ipar bondar tersebut.

ptsmmhutmadina

Informasi yang dihimpun MNC Trijaya Madina, korban mengetahui rumahnya telah di masuki maling ketika beliau pulang dari mesjid sekira pukul 07.15 wib pada senin 01 Mei 2022 kemaren.

Endi Hasan Siregar kepada MNC Trijaya Madina, Rabu (04/05/2022) menjelaskan, sangat terkejut ketika pulang dari mesjid usai menjadi khatib dalam pelaksaan sholat Idul fitri 1443 H, di mesjid yang ada di desa mereka.

Dimana akunya, ia mendapati rumahnya telah kebobolan yang seingatnya, ketika hendak keluar rumah untuk ke mesjid pagi itu, telah mengunci dengan baik rumahnya.

“Setelah peristiwa ini saya ketahui, saya langsung memanggil aparat desa temasuk kepala desa untuk menyaksikan bekas pembongkaran rumah saya. Setelah itu, kami sepakat membuat laporan ke Polsek Panyabungan satu hari setelah kejadian dengan nomor LP/B/35/V/2022/SPKT SEKTOR PANYABUNGAN/POLRES MADINA/POLDA SUMUT”.ungkapnya

Saat itu kondisi rumah sedang kosong, dan tetangga sedang di masjid menunaikan sholat Idul fitri. Setelah selesai sholat, saya memang tidak langsung pulang ke rumah, saya bersilaturahmi mengunjungi rumah keluarga. 

“ketika dilihat dari internet melalui aplikasi google pada imei handphone miliknya yang di curi pelaku. Pencuri (maling,red) terlihat keluar dari rumah pukul 07.45 Wib”.terangnya

Dalam laporan pencurian tersebut, Endi Hasan Siregar melaporkan bahwa pelaku telah mencuri 1 unit handphone dan Rp 11 juta uang yang tersimpan dalam tabungan dan tempat lainnya termasuk dalam bentuk ATM Bank.

”saya yakin pihak Polsek Panyabungan akan serius dalam menanggapi laporan ini dan semoga berhasil menangkap pelakunya tersebut”.harapnya

Menyikapi kejadian ini, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Gunung Tua Iparbondar, Zamharir Rangkuti dengan tegas meminta kepada pihak kepolisian untuk serius menanggapi laporan korban yang merupakan satu organisasi dengannya di Muhammadiyah.

”saudara kita berduka sedang berduka pada saat kita semua umat muslim sedang merayakan hari kemenangan. Tentunya kita sangat prihatin atas kejadian ini. Maka dari itu, atas nama organisasi saya berharap agar kasus ini secepatnya bisa terungkap dan pelakunya diberikan efek jera”.pintanya

Sementara itu, Kapolsek Panyabungan, AKP Andi Gustawi ketika dikonfirmasi membenarkan terkait adanya laporan masuk tersebut. Dan ia menuturkan pihaknya saat ini masih bekerja melakukan penyelidikan.

”benar, dan saat ini kita masih dalam tahap penyelidikan”.tandasnya. (007)

Komentar

News Feed