oleh

Ramlan Taufik Daulay S. Sos, MM : Siap Bawa MPC PP Madina Kearah Yang Lebih Baik

-Daerah-518 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (26/03)( Panyabungan) – Pemuda Pancasila dalam sejarahnya men-Dharma Baktikan tugas dan fungsinya yang tercatat dengan tinta emas dalam peradaban bangsa yang dimulai sejak tanggal 28 Oktober 1959, tentunya akan menjadi penyemangat bagi kita semua untuk dapat lebih banyak lagi berbuat dimasa yang akan datang untuk menunjukkan dharma bhaktinya kepada masyarakat luas

Perkembangan Dinamika Kehidupan biasanya akan selalu diikuti tantangan dan hambatan. Untuk menjawab tantangan transformasi zaman itulah maka suatu kewajiban bagi setiap Organisasi Pemuda Pancasila untuk melakukan reposisi sekaligus evaluasi terhadap semua Program Kerja. Hal ini mutlak dilaksanakan untuk mengimbangi pesatnya perkembangan dunia global.

ptsmmhutmadina

Menyikapi persoalan Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila di Kabupaten Mandailing Natal yang tidak lama lagi akan melaksanakan musyawarah cabang luar biasa (Muscablub) dalam rangka menyusun program kerja serta menentukan Kepengurusan satu periode mendatang.

Dimana agenda utamanya salah satu memilih Ketua MPC Pemuda Pancasila menggantikan Syahriwan Nasution ‘Kocu’ yang meninggal dunia beberapa bulan lalu

Melihat banyak tokoh tokoh serta kandidat yang muncul dari Kalangan Regenarasi MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal menyatakan kesiapannya untuk Memimpin organisasi ini kedepan tentunya akan menjadi perbincangan hangat dikalangan keluarga besar Pemuda Pancasila, salah satu muncul nama kandidat yang lebih senior di MPC Pemuda Pancasila Madina yaitu Bpk. Ramlan Taufik Daulay, S. Sos. MM.

Saat diwawancarai langsung Ramlan Taufik Daulay, S Sos. MM, di Lopo Begal ( Belakang Galon) Sp. Gunung Barani, menyebutkan bahwa diri nya merupakan kader Lama di Pemuda Pancasila. Jumat, (26/3).

” Kita bicara rekam jejak Pemuda Pancasila Madina, saya sudah ikut dalam membesarkan Organisasi ini. Pada tahun 1999 s/d 2002 menjabat sebagai ketua KOTI MAHATIDANA PP sekaligus menggelar Muscab PP pertama di Kabupaten Mandailing Natal, juga meningkatkan status Organisasi dari PAC. PP menjadi MPC PP.
Pada saat Muscab” Sebut Ramlan

Ramlan merupakan KOTI Pemuda Pancasila yg defenitif di Madina.

“KOTI ( Komando Inti) Pemuda Pancasila Pertama Saya terpilih menjadi Ketua KOTI defenitif terus Komandan itu menyerahkan kepengurusan KOTI kepada Sdr. Aplan Khadapi dimana beliau seorang Pelayan Masyarakat /ASN” Sambung Ramlan

Flashback di masa lalu tentang kepengurusan Pemuda Pancasila Ramlan mengakui keikutsertaan yg ikut dalam membesarkan Pemuda Pancasila di Madina

“Pada saat kepemimpinan Bpk. H. Usman Nasution ( UN) dimasa lalu, saya ini termasuk garda terdepan yang turut serta membersarkan Keluarga Pemuda Pancasila disamping Sdr. Ali Rahman Nasution, Ridwan Rangkuti, SH, Ali Mutiara, Juragan Daulay, Ramlan Boya, Sam’an hasibuan dan sebagainya. Seterusnya sampai sekarang kita ini masih menunjukkan Loyalitas yang kritis terhadap organisasi” Lanjut Ramlan

Saat Ramlan di tanya terkait ke ikut sertaannya pada kontestasi Menuju MPC PP Madina Ramlan Mengatakan Ikut dan Siap.

” Menyikapi banyaknya kader dan Ketua PAC. PP mengusulkan saya untuk maju sebagai Kandidat Ketua MPC. PP Kab. Mandailing Natal di Mucablub nanti” Lanjut Ramlan lagi

Menurut Ramlan, selaku kader tetap menunjukkan loyalitas yang tinggi terhadap organisasi, namun disisi lain beliau juga sebagai Abdi Negara harus melaksanakan Tugasnya sebagai Pelayan Masyarakat. Jikalau Organisasi membutuhkannya, beliau akan berkonsultasi dengan pimpinan demi kelangsungan organisasi di masa yang akan datang ke arah yang lebih baik dan berdaya guna.

Terakhir Ramlan berpesan bahwa Beliau bukan seorang Penyanyi tapi bisa bernyanyi…!!. Cukup mendalam penafsiran nya, ntah kemana arah tujuan pesan Ramlan tersebut.

Ramlan berharap agar pelaksanaan Muscab yg segera di gelar dapat menghasilkan pimpinan yang visioner mampu membawa MPC. Pemuda Pancasila Berdayaguna bagi Kader serta kepada masyarakat sehingga Pemuda Pancasila dicintai masyarakat juga akan menjadi Sokoguru bagi Organisasi lainnya di Mandailing Natal. (26/03)(Bakty Wijaya).

Komentar

News Feed