oleh

Raih PPKM Level 1, Bupati Mandailing Natal : Kita Harus Tetap Konsisten

-Daerah-303 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (08/12) (Panyabungan) – Bertempat di Aula Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Bupati Mandailing Natal, H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution memimpin Rapat Evaluasi dan Program Pencegahan serta Penanggulangan Covid-19 pada saat Hari Natal dan Tahun Baru 2022, Rabu (08/12/2021).

Hadir dalam rapat evaluasi itu, Sekretaris Daerah, Para Asisten, Pimpinan OPD, Perwira Penghubung, Perwakilan dari Polres Madina, Beberapa Camat, dan Kepala Puskesmas se Kabupaten Mandailing Natal.

ptsmmhutmadina

Pada rapat tersebut Bupati menyampaikan bahwa  Mandailing Natal telah mendapatkan kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)  Level 1.

“Alhamdulillah, Mandailing Natal telah memperoleh PPKM Level 1, saya meminta semua pihak untuk tetap konsisten sehingga kondisi saat ini tetap terjaga,” pinta Sukhairi di depan Pimpinan OPD yang hadir dalam rapat tersebut.

Seperti diketahui Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) Republik  Indonesia telah mengeluarkan Instruksi nomor 65 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1,2 dan 3 yang ditembuskan kepada seluruh Gubernur, Bupati dan Wali Kota.

Dalam Inmendagri itu, tercatat Kabupaten Mandailing Natal masuk kategori PPKM level 1.

Bupati Mandailing Natal juga mengucapkan terima kasih kepada semua tim Satgas covid-19 di daerah dalam pencapaian target vaksinasi diatas 50 persen pada bulan September 2021.

Meski demikian, sesuai dengan instruksi Presiden RI, Joko Widodo bahwasanya setiap daerah harus mengejar target 70 persen dengan batas waktu akhir Desember 2021.

“Ini adalah hasil kerjasama, sinergitas dan kolaborasi kita semua, baik satgas maupun masyarakat. Tentunya saya ingin instruksi pak Presiden kita patuhi. Kondisi hari ini, program vaksinasi masih 57 persen,” ucap Sukhairi dalam rapat tersebut.

Untuk mempercepat pencapaian vaksin itu, Bupati memerintahkan kepada OPD segera berkoordinasi dengan Kepala Desa dalam hal data penduduk yang belum divaksin.

“Ini harus kita upayakan dalam mencapai target 70 persen. Semua strategi harus kita lakukan termasuk dor to dor,” harap Sukhairi. (08/12)(009)

Komentar

News Feed