oleh

PWI Bersama Mahasiswa Gelar FGD Membahas Pilkada Madina 2020-2024

-Daerah-214 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (27/06)(Panyabungan) – Dengan menggelar acara Focus Group Discussion (FGD), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bersama beberapa organisasi kemahasiswaan membahas terkait kondisi penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Madina 2020-2024, Sabtu (27/06/2020) di Wapres Cafe and Resto Lintas timur Panyabungan.

Diskusi antara PWI Madina bersama mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini juga dihadiri komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina, Ahmad Faisal dan Divisi Pengawasan Bawaslu Madina, Maklum Pelawi.

BNNCOVID19

Kemudian Ketua PWI Kabupaten Madina Muhammad Ridwan Lubis, Sekretaris Abdul Holik dan Bendahara Zamharir Rangkuti, Ketua Umum HMI cabang Kabupaten Madina Syukri A Harahap beserta pengurus, Ketua PC PMII Kabupaten Madina Alwi Rahman dan Presiden Mahasiswa STAIN Madina Budi Santoso

Ketua PWI Madina Muhammad Ridwan Lubis disela diskusi menyampaikan, kegiatan diskusi grup terkait kondisi pilkada Madina ini dilakukan untuk mengetahui kondisi penyelenggaraan Pilkada Madina tahun 2020.

Sementara itu Komisioner KPU Madina, Ahmad Faisal menuturlan bahwa beliau sangat mengapresiasi FGD yang dilaksanakan oleh PWI Madina.

“Kita sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan PWI Madina ini. Melalui kegiatan ini setidaknya sudah mengurangi beban KPU dalam melakukan sosialisasi terkait Pilkada”.sebutnya

Faisal juga menyatakan bahwa tahapan-tahapan Pilkada telah di mulai dengan ditandai pengaktifan instansi ad hock Pilkada mulai tanggal 15 Juni yang lalu, seperti PPK di tingkat kecamatan dan PPS di tingkat kelurahan/desa. Dan, saat ini KPU sedang menjalankan tahapan pemutakhiran data pemilih dan pencocokan penelitian (coklit)

“PPS dan PPK sudah diaktifkan kembali, secara umum kita sudah siap melaksanakan Pilkada di tahun 2020. Lalu mengenai pendanaan pilkada, sampai saat ini dana masih terjamin. Hanya saja ada penambahan anggaran yaitu pemenuhan Alat Pelindung Diri (APD). Sebab,  Pilkada tahun ini dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19”.pungkasnya

Komisioner Bawaslu Madina Divisi Pengawasan, Maklum Pelawi saat diskusi mengungkapkan, bahwa Bawaslu Madina bertugas melakukan pengawaaan, pencegahan dan penindakan serta akan melakukan penyelesaian apabila nantinya terjadi sengketa ketika proses Pilkada. (007)

Komentar

News Feed