oleh

Polres Madina Amankan 3 Tersangka Narkoba Jenis Ganja, 1 DPO

-Daerah-961 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (20/10) ( Panyabungan) – Seorang ibu dan anak beserta 1 orang pemilik ladang ganja diamankan Satnarkoba Polres Mandailing Natal (Madina) di pasar lama Kelurahan Pasar Hilir Kecamatan Panyabungan pada Selasa (13/10/2020) malam lalu.

Ketiga tersangka tersebut yakni Deliana Lubis (38)  Warga Desa Huta Bangun Pardomuan Kecamatan Panyabungan Timur, Muna Nasution (14) anak kandung dari Deliana Lubis dan Muklan Rangkuti alias Talkun (67) Warga Desa Huta Tua Pardomuan Panyabungan Timur.

ptsmmhutmadina

Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi, Selasa (20/10/2020) dalam konferensi pers kepada wartawan menyatakan kejadian berawal atas penangkapan ketiga tersangka berdasarkan dari informasi masyarakat yang peduli dengan pemberantasan narkoba di Madina.

“Kami mendapat info dari masyarakat bahwasanya ada seorang perempuan sedang memperjual belikan narkotika jenis ganja di daerah Desa Huta Bangun Panyabungan Timur, kemudian Sat Reserse Narkoba melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut, setelah informasi terkumpul, anggota langsung ke lapangan untuk penangkapan. Deliana dan Muna kami tangkap di Pasar Lama Kelurahan Pasar Hilir Panyabungan pukul 21.30” katanya

Lanjutnya, Setelah dilakukan pengembangan, kedua tersangka ibu dan anaknya mengaku bahwasanya ganja seberat 2 kg disimpan dirumah Zulkifli yang berada di Desa Kampung Padang Panyabungan, pada pukul 22.00 Wib, pihak Reserse Narkoba pergi menuju tempat kediaman Zulkifli. Sesampai di lokasi, personil melihat Zulkifli sedang berada di rumahnya. Namun, ia berhasil melarikan diri. Kita menemukan 29 kg ganja kering dibungkus dengan plastik dibalut lakban di dapur tepatnya disamping rumah kontrakan Zulkifli yang sedang kosong. Zulkifli sekarang masuk daftar DPO.

“Dua kali kita melakukan pengembangan, pengembangan terakhir kita fokus untuk pemilik ganja, dan kita berhasil meringkus Muklan Rangkuti alias Talkun warga Desa Huta Tua Pardomuan Kecamatan Panyabungan Timur. Awalnya Deliana mengaku membeli daun ganja tersebut dari Talkun sebanyak 45 Kg dengan harga Rp.13.500.000“.pungkasnya

Setelah bukti-bukti kita kumpulkan sambungnya, pukul 23.40 Wib. Personil Narkoba langsung melakukan penangkapan di Desa Huta Tua, personil berhasil meringkus tanpa ada perlawanan. Diketahui dari pengakuannya ia salah satu petani yang memelihara ganja di daerah pegunungan labu siam Desa Ranto Natas Panyabungan Timur.

Sementara itu Kasat Narkoba Polres Madina, AKP Manson Nainggolan dalam keterangannya menambahkan, kejadian tersebut diduga berawal dari kisah cinta segi tiga antara tersangka Deliana dengan salah seorang lelaki yang saat ini dalam tahanan di Lapas Kelas 2B Panyabungan.

“Deliana yang kita tangkap ternyata pacaran sama anak si Muklan yang saat ini sedang menjalani hukuman di Lapas karena kasus narkoba juga. Anak si Muklan tidak tahu bapaknya memiliki ladang ganja, dia menginformasikan kepada kawannya bahwa si Deliana akan transaksi narkoba, dia tidak tau bahwasanya bapaknya pemiliknya, akhirnya bapaknya ikut tertangkap”.ungkapnya

Terpisah, Deliana Lubis, seorang ibu yang memiliki 13 anak saat diwawancarai MNC Trijaya Mandailing Natal  menuturkan bahwa dirinya menjual ganja hanya untuk menafkahi keluarga.

“Gimana lah pak, anak saya 13 orang. Sementara harga karet semakin turun, terpaksa lah untuk menjual ganja agar kebutuhan rumah tangga tercukupi, suami saya sebagai penderes”.akunya

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya ketiga tersangka dikenakan pasal 114 ayat 2 subs pasal 111 ayat 2 subs pasal 115 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika yang berkaitan dengan menguasai, memiliki ,menyimpan dan membeli dengan hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit 1 milyar dan paling banyak 10 milyar (007) .

Komentar

News Feed