oleh

PMI Madina Salurkan Bantuan Kepada Warga Pengungsi Di Mesjid Nur Ala Nur

-Daerah-151 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (26/01) (Panyabungan)- Peduli sesama terhadap korban pasca bocornya pipa gas Hidrogen Sulfida (H2S) yang terjadi diperusahaan panas bumi PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP). Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membantu para pengungsi di Mesjid Agung Nur Ala Nur, Selasa (26/01/2021).

Disela menyalurkan bantuan, Ketua PMI Madina Ny Ika Desika Dahlan melalui Sekjen PMI Madina, Zulham menuturkan, pemberian bantuan tersebut sebagai bentuk sikap empati PMI terhadap masyarakat. 

ptsmmhutmadina

Dan lanjutnya, bantuan yang kami salurkan buat ratusan warga desa Purba julu yang mengungsi di Mesjid Nur Ala Nur ini berupa selimut, odol, sikat gigi, wifol, handuk, sabun dan masker merupakan kebutuhan sehari – hari.

“Saat ini kita baru bisa memberikan bantuan seadanya. Karena itu yang paling dibutuhkan saat ini. Kita juga berpesan kepada warga, apa lagi yang mereka butuhkan. Dan apabila ada, agar segera disampaikan kepada kita”.ungkapnya

Kepala Desa Purba Julu, Pamusuk Hasibuan usai menerima bantuan dari PMI Madina kepada MNC Trijaya Mandailing Natal mengungkapkan ucapan terimakasihnya atas bantuan tersebut. 

“mewakili warga desa Purba julu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan PMI Madina kepada kami. Dan perlu sedikit saja jelaskan bahwa, alasan kami mengungsi karena khawatir gas beracun berdampak bagi kami. Dan mengungsi ke mesjid ini juga merupakan inisiatif kami sendiri”.tandasnya

Beliau juga menguraikan, jarak antara desanya ke lokasi semburan gas beracun yang mengandung H2S tersebut berkisar 2,5 KM, dan desa kami Purba julu berada di bagian bawah lokasi semburan itu yakni Desa Sibanggor Julu.(007)

Komentar

News Feed