oleh

Penyelesaian Illegal Minning di Madina APH Harus Tegas

-Daerah-401 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (05/04) (Panyabungan) – illegal minning di madina sudah marak dan menjadi rahasia umum dalam beberapa priode, tanah madina yang kaya akan sumber daya alam menjadikannya primadona, baik dalam sektor perkebunan maupun pertambangan.

Beberapa waktu belakangan ini marak media yang memberitakan mengenai kasus PETI (Pertambangan Ilegal) oleh oknum berinisial AAN yang sekarang ditangani Poldasu dan Kejatisu, melihat hal ini Fahmi Hendrawan nainggolan pemerhati Pertambangan menyebutkan (04/04/22).

ptsmmhutmadina

“Kalau kita membahas tambang ilegal di madina, tidak akan ada habisnya, sebab dari tambang ini juga banyak masyarakat yang menggantungkan kehidupan sebagai penambang tradisional”

“Mandailing Natal terkenal akan kekayaan sumber daya alamnya berupa emas yang tersebar di hampir pegunungan yang ada di Madina, selain menjadi sumber pendapatan, tambang emas ini sering dijadikan upaya menumpuk kekayaan dan pencucian uang (money laundry) oleh oknum-oknum yang serakah”

“menyimak desas-desus kasus illegal mining yang di poldasu, harusnya Aparat Penegak Hukum lebih mengembangkan lagi kasus ini, sebab bukan hanya AAN yang terindikasi menjadi pelaku Ilegal minning, ada banyak oknum dan tokoh-tokoh yang menjadi pemain tambang ilegal tersebut”

“selain dari masyarakat biasa di duga kuat pemain tambang illegal yang berujung money laundry ini juga sekarang ada diduga beberapa oknum yang menjabat sebagai wakil rakyat yang duduk di parlemen DPRD Madina,”.

“ini harus disikapi dengan tegas, bila perlu audit harta kekayaannya agar oknum-oknum yang memanfaatkan nama tambang rakyat sebagai kedok untuk menumpuk kekayaan dapat di berantas, Seperti yang tertuang Dalam Undang-undang nomor 08 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang, jangan hanya AAN yang di periksa, bila perlu sapu bersih semua pelakunya, karna kedudukan warga negara dimata hukum itu sama” Tegas Fahmi. (05/04) (Eka Sofyandi)

Komentar

News Feed