oleh

Pemkab Madina Bersama Warga Bahas Solusi Tragedi Sibanggor

-Daerah-99 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (30/01) (Panyabungan)- Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bersama perwakilan masyarakat Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal bahas solusi dampak tragedi Sibanggor, Sabtu (30/1).

Pembahasan tersebut dilaksanakan di aula kantor Bupati Madina turut juga dihadiri Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution, Sekda, Gozali Pulungan, Kadis Kominfo, Drs Sahnan Pasaribu, Asisten I, Alamulhaq Daulay, Camat Puncak Sorik Marapi, Akhiruddin, pimpinan OPD terkait serta belasan perwakilan masyarakat lainnya.

SOMAN

Dalam rapat itu, Camat Puncak Sorik Marapi, Akhiruddin dalam laporan menjelaskan kronologis musibah yang terjadi di willpad T Desa Sibanggor Julu sehingga menyebabkan 5 orang meninggal dunia dan puluhan orang terpaksa mendapat perawatan di rumah sakit Panyabungan dan rumah sakit Permata Madina.

Sementara itu, Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution dalam rapat tersebut mengharapkan apa yang dituangkan dalam usulan bersama ini akan menjadi kesepahaman antara perusahaan dengan masyarakat dan Pemerintah.

“Menindaklanjuti musibah yang menimpa masyarakat Sibanggor Julu Pemerintah Daerah mengucapkan turut berdukacita,” sebut Dahlan.

Dalam rapat itu, Bupati juga menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan Madina untuk melakukan pengecekan kesehatan masyarakat di lokasi. Dan kepada Dinas Sosial juga di instruksikan menyalurkan Sembako.

Bupati juga mengajak masyarakat tetap jaga kekondusifan, keselamatan, SOP peraturan di lokasi PT SMGP harus ditegakkan.

“Saya tidak akan ijinkan beroperasi sebelum semua persoalan selesai. Meskipun satu sisi saya harus menjaga investasi di daerah ini, tetapi jika salah harus ditindak sesuai hukum,” tegasnya.

Kepala desa Sibanggor Julu, Awaludin Nasution menyebutkan, pasca kejadian tragedi Sibanggor itu hingga saat ini warga masyarakat belum berani berusaha ke kebun dan ke ladang.

“Masyarakat masih takut H2S, kami minta tim dari Pemerintah melakukan pengukuran udara agar masyarakat tidak was-was lagi,” pinta Kades.(30/01) (Bakty Wijaya)

Komentar

News Feed