Pemkab Dinilai Tidak Tegas Terhadap PT Rendi Permata Raya

Daerah235 views
polresmadina

MNC Trijaya Mandailing Natal (20/03) (Muara Batang Gadis) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dinilai tidak tegas terhadap PT Rendi Permata Raya yang tidak memberikan hak kepada petani plasma di Desa Singkuang I, Muara Batang Gadis, Mandailing Natal.

Hal ini disampaikan Sapihuddin, Ketua Koperasi Hasil Sawit Bersama disela-sela aksi unjuk rasa di depan PT Rendi Permata Raya kepada MNC Trijaya Mandailing Natal lewat Pesan WhatsApp, Senin(20/03).

iklansoman

“Kami menilai, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal keok di hadapan perusahaan. Kami tidak butuh Eko Ashari, ia hanya karyawan di perusahaan. Kami butuh Sumarli, pemegang saham dan pengambil keputusan. Kami tak butuh pimpinan OPD, kami butuh ketegasan Bupati Mandailing Natal, ” tegas Sapihuddin di depan ratusan warga yang ikut aksi.

Diketahui, aksi ini sebagai bentuk protes atas ketidaktegasan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang tidak memberi keputusan tegas terhadap perusahaan PT Rendi Permata Raya, yang mengelola 3,741 Ha lahan HGU sejak 2005.

Aksi ini diikuti oleh 371 petani plasma dari Desa Singkuang I, Muara Batang Gadis (MBG), Mandailing Natal.
Sebelumnya, Camat MBG Zul Hidayat mengatakan bahwa Tim Khusus telah dibentuk atas saran Todung Mulya Lubis dan sedang menuju Muara Batang Gadis dari Panyabungan.

“Tim dari Pemkab sudah dibentuk dan sekarang sedang menuju ke Muara Batang Gadis. Saya selalu mendukung masyarakat, ” kata Zulhidayat di depan warga yang berunjuk rasa.
Kemudian, Waka Polres Mandailing Natal, W. Sidabutar memberi pengarahan kepada agar warga menahan diri untuk tidak melakukan aksi anarkis.

“Terima kasih atas kerjasama Bapak dan Ibu sekalian. Bapak dan Ibu telah menjaga kondusifitas dan keamanan, ” ucap W. Sidabutar, Waka Polres Mandailing Natal, mewakili Kapolres Madina. (009)

PPP

Komentar