oleh

Pembangunan Gedung Pasar Baru Panyabungan Tidak Sesuai Master Plan dan RAB Yang Ada

-Daerah-389 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (03/06 ) (Panyabungan) – Pembangunan Pasar Baru Panyabungan pasca kebakaran 16 juni 2018 belakangan menjadi kontroversi di kalangan Masyarakat dikarnakan pembangunan yang di laksanakan PT Betesda Mandiri ini terkesan lambat dan terindikasi punya segudang masalah.

Itu di ungkapkan secara lisan maupun postingan di sosial media oleh Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten Masyarakat Pancasila Indonesia Mandailing Natal (DPK MPI Madina) Benny Fatahillah Lubis dia menyebutkan bahwa pembangunan pasar baru sangat bobrok, pengerjaan asal-asalan dan jauh berbeda dengan master plan awal.

ptsmmhutmadina

“Kapan pasar baru siap dan berfungsi..??
Carut marut pembangunan pasar baru panyabungan yang tidak kunjung siap padahal pembangunannya menggunakan anggaran APBN tahun anggaran 2020.

Bukan hanya Sekedar berbicara pembangunannya yg terlambat, tapi lebih dari pada itu.
apakah pembangunan ini berfungsi dengan baik kedepannya, melihat dan mengingat Lambat nya kinerja kontraktor pelaksana yaitu PT BETESDA MANDIRI. Yang jadi pertanyaan mendasar kenapa pelaksanaan kegiatan ini adem-adem saja seperti tidak ada masalah, ada apa ya?, selain itu denda keterlambatan sudah di bayarkan ke kas negara?” ungkap benny

lantunya, benny juga mengungkapkan “Pembangunan tidak sesuai RAB, Pagar keliling tidak ada, sumur bor tidak berfungsi, genset belum ada, meteran listrik belum di pasang, sementara kegiatan yang seharusnya sudah selesai masih berjalan sementara harusnya sudah final, belum lagi bangunan yang retak-retak karna diduga fondasinya tidak kuat serta adanya kemiringan bangunan karna labilnya kontur tanah, tentu ini semua tidak terlepas dari pengawasa Management Konstruksi dan juga PPK yang saya rasa tidak pernah turun ke lapangan untuk cek kegiatan”

“Sebelum serah terima harusnya perlu pengawasan dan audit ekstra terhadap Proyek yang Dilaksanakan PT Betesda Mandiri ini karna selain tidak sesuai dengan RAB dan master plan, bangunan seperti ini juga berpotensi mengancam keselamatan para pedagang yang akan menggunakan gedung tersebut, tentu kita tidak ingin hal ini terjadi apalagi sampai mengakibatkan jatuhnya korban” tutup Benny. (03/06).(Eka Sofyandi)

Komentar