oleh

PDIP Panyabungan : PT SMGP Harus Di Jerat Pasal 359 KUHP

-Daerah-289 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (01/02) (Panyabungan) – Akibat bocornya pipa gas H²S milik PT Sorik Merapi Geothermal Power (SMGP) Senin (25/01) di desa Sibanggor Julu tepatnya di wellpet T. H2S yang sangat berbahaya lepas ke udara bebas mengakibatkan 5 orang meningal dunia dan puluhan orang di rawat di Rumah Sakit umum dan Rumah sakit permata Madina dan ratusan warga desa sibanggor julu mengungsi sementara akaibat insiden itu.

Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Panyabungan (PDIP Panyabungan) Akbar Panjaitan di dampingi sekretaris PDIP Panyabungan Muhammad Asri Lubis kepada MNC Trijaya Mandailing Natal kelalaian pihak menejemen PT SMGP sehingga membuat kehilangan nyawa bisa dijerat Pasal 359 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), bunyi pasal 359 kelalaian yang bisa menyebabkan kematian orang lain. Dalam aturan itu disebutkan, siapa pun yang karena kesalahannya menyebabkan kematian orang lain, maka bisa dihukum penjara paling lama lima tahun .
“Pihak PT SMGP bisa dijerat dengan pasal 359
Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Kelalain menyebabkan kematian orang lain maka bisa dihukum penjara paling lama lima tahun”. Ujar Ketua PDIP Madina dan sekjen.

ptsmmhutmadina

Kepala Teknik Panas Bumi PT SMGP, Eddiyanto kepada relis pres di beberapa media , Senin (01/02/2021) menuturkan bela sungkawa atas musibah yang terjadi pada 25 Januari pekan lalu. Eddiyanto berdoa kiranya arwah korban diterima di sisi Allah SWT di tempat termulia.

Lanjutnya, Kami menegaskan bahwa perusahaan akan bertanggung jawab dan berkomitmen untuk memastikan penyelesaian masalah-masalah yang timbul dari musibah tersebut.

Perusahan juga memberikan talikasih
Tahap pertama adalah pembagian paket sembako kepada 450 Kepala Keluarga warga Desa Sibanggor Julu yang berlokasi di sekitar sumur proyek. Paket sembako terdiri dari 10 kg beras, minyak 2 liter, gula 2 kg dan mie
instan 1 dus.

“Dan terkait bantuan ataupun santunan yang diberikan PT SMGP, itu sah sah saja, dan suatu niat yang baik atas dasar rasa salah dari mereka, tapi jangan hal hal yang seyogyanya sudah menjadi tanggung jawab mereka, akan melemahkan peroses hukum pidana yang sedang berjalan”. Ujur Akbar.

Dan sangat berharap besar kepada pihak kepolisian dalam hal ini pihak penegak hukum agar terbuka dalam tahap penyidikan dan menjalankan sesui KUHP.

” Dan kami sangat berharap besar kepada pihak penegak hukum agar terbuka dalam penyidikan dan menjalankan sesui KUHP”. Tambah Akbar Kembali.

Insiden boconya pipa atau dibukanya pipa sehingga H2S sehingga membuat kematian 5 orang masyarakat sibanggor julu dan puluhan orang dirawat RSUD Panyabungan dan RS Permata Madina bukti kurang mematuhi SOP sehingga terjadi kecelakaan mengakibatkan korban jiwa. Atas kejadian ini kami dari PDIP Panyabungan akan berkordinasi dengan Ketua PDIP Mandailing Natal untuk menyampaikan permasalahan ini, akan di sampaikan ke DPP PDIP. Harapan kami DPP PDIP menyampaikan ke kementrian Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia ( ESDM) untuk meninjau kembali izin PT SMGP.

” Insiden boconya pipa atau dibukanya pipa sehingga H2S sehingga membuat kematian 5 orang masyarakat sibanggor julu dan puluhan orang dirawat RSD umum dan RS Permata Madina bukti kurang mematuhi SOP. Atas kejadian ini kami akan berkordinas ke PDIP Madina dan PDIP Madina akan menyampaikan ke DPP PDIP. DPP PDIP akan menyampaikan ke kementrian Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia ( ESDM) untuk meninjau kembali izin PT SMGP. tambah Akbar mengakhiri. (02/02) (Bakty Wijaya)

Komentar

News Feed