oleh

MPC Pemuda Pancasila Kutuk PT. SMGP

-Daerah-450 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (25/01) (Panyabungan)- Dugaan kebocoran pipa gas perusahaan panas bumi PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang beroperasi di kawasan Kec. puncak Sorik Marapi dan mengakibatkan setidaknya 5 orang korban jiwa dan puluhan lainnya sedang dalam perawatan intensif di RSU Panyabungan pada hari ini (25/1) menuai kritik keras dan kecaman dari elemen masyarakat Mandailing Natal.

“MPC Pemuda Pancasila Kab Madina mengutuk keras kelalaian dan ketidak profesionalan PT SMGP yang mengakibatkan hilangnya nyawa masyarakat yang tak berdosa. Ini salah satu dosa terbesar PT SMGP sepanjang sejarah Madina yang harus diingat dan tragedi kemanusiaan ini akan kita angkat menjadi issue nasional. PT SMGP harus bertanggungjawab penuh dan jangan ada kata saling tuding dan menyalahkan pihak lain. Ini murni kelalaian PT SMGP yang harus diusut tuntas secara hukum. Polri kami minta dengan tegas untuk bergerak cepat memenjarakan pihak pihak terkait, jangan sampai hal ini menimbulkan kemarahan dan konflik sosial. Managemen PT SMGP harus diseret ke ranah hukum atas tragedi kemanusiaan ini” tegas Wakil Ketua I MPC Pemuda Pancasila Kab Madina Ahmad Tahir Nasution didampingi Al Hasan Nasution, S.Pd, serta pengurus lainnya Panri Fauzi Nasution, Abdi P Hasibuan, S.P, Aswardi Nasution, S.Sos, Samsul Hidayat, S.Pd, Abdul Wahab Dalimunthe, S.Pd, MNC Trijaya Mandailing Natal.

ptsmmhutmadina

Dijelaskan, kelalaian PT SMGP untuk kesekian kalinya ini tidak bisa lagi ditolerir oleh nalar sehat dan tidak dapat dibenarkan dalam segi apapun, apalagi hal ini menyangkut nyawa manusia. “Hal ini salah satu bukti betapa amburadul dan semrawutnya managemen PT SMGP yang tak berprikemanusiaan. Ini murni praktek “humman error’” dan kesalahan PT SMGP sehingga masyarakat jadi korban” tegas Taher.

Dituturkan, pihak MPC Pemuda Pancasila Kab. Madina ikut bersedih dan turut berbela sungkawa atas wafatnya warga madina atas tragedi ini. Pihaknya, kata Taher telah mengirimkan tim advokasi untuk melakukan evakuasi, edukasi dan investigasi secara independen dari Pemuda Pancasila serta mengidentifikasi persoalan ini secara objektif dan membantu pengawalan masyarakat serta PP Madina secepatnya akan mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada warga.

“Ini persoalan nyawa manusia yang sangat fundamental dan hak-hak konstitusioanal warga masyarakat yg selama ini diabaikan dan dijajah oleh kapitalisme perusahaan PT SMGP. Kita juga akan mempelajari strategi lain seperti melakukan gugatan “class Action”, demo besar besaran dan meminta instansi di setiap tingkatan (Kabupaten, Provinsi sampai Pusat) untuk meninjau ulang izin operasional PT. SMGP.

“DPRD dan BUPATI Madina jangan lagi buta dan tuli melihat persoalan ini. Mau berapa lagi masyarakat yang mati sia-sia gegara arogansi PT SMGP ini. Kalau perusahaan tsb tak memberi dampak manfaat bagi masyarakat Madina, lebih baik PT SMGP kita usir dan kita minta segera “angkat kaki” dari Madina. Cabut saja izin operasional dan tutup perusahaan kapitalis tersebut” tegas Taher. (Bakty Wijaya)

Komentar

News Feed