oleh

Kontras Independen Minta Kapolri Tindak Tegas PETI di DAS Batang Natal

-Daerah-335 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (25/02)(Panyabungan)- Sebenarnya bukan perkara mudah menutup tambang emas ilegal di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara terutama di sekitar Sungai Batang Natal dan di gunungnya Daerah Kecamatan Batang Natal yang makin botak dipangkas dan dikeruk itu.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui ucapan Gubernur Sumut Edi Rahmayadi menuturkan akan menutup penambangan liar tersebut pada tahun 2019 silam dan banyak di muat pada beberapa Surat kabar, Namun upaya-upaya itu bagai menepuk angin, terlebih bila tanpa dukungan kuat pemerintah pusat. Hal itu di ungkapkan Todung Mulia Lubis Humas Kontras TV Independen Madina , Kamis, ( 25/02/2021) di Kantor MNC Trijaya Mandailing Natal.

ptsmmhutmadina

“Emas adalah soal harta yang diinginkan dan diincar banyak orang untuk menambah pundi-pundi kekayaan. Maka, bukan rahasia lagi bahwa banyak oknum berkepentingan dan “bermain” dalam tambang ilegal emas. Tidak hanya oknum lokal, tapi juga melibatkan oknum elite di tingkat nasional” Ungkap ucap Todung.

“Ada gula ada semut. Emas di Buru ini memiliki putaran uang yang luar biasa. Bisa miliaran rupiah tiap hari. Tak heran bila banyak pihak punya kepentingan atasnya” Sambung nya lagi

Tambang emas ilegal di nilai puluhan mesin pengolahan emas yang masih aktif beroperasi sepanjang sungai dan hutan Kecamatan Batang Natal. Penambangan emas ilegal ini memang menjadi momok karena menyebabkan kerusakan lingkungan luar biasa.

“Masyarakat sekitar Tambang tdk bisa menikmati jernih nya sungai untuk kebutuhan hidup karena sudah Tercemar juga keruh dan instansi terkait terkesan tutup mata” Tambah nya

Todung meyakini para penambang itu bisa dengan bebas melakukan penambangan ilegal selama ini. Ada dugaan beking dari aparat yang membuat mereka bisa cuek mencemari lingkungan.

“Tidak menutup kemungkinan ada aparat keamanan yang juga turut terlibat membiarkan dan mengambil keuntungan dari bisnis ilegal ini, sehingga menjadi masalah klasik yang seolah tidak bisa diatasi,” jelas dia.

Anehnya lagi menurut Todung, ada oknum Penambang Ilegal yg sudah d tangkap dan disita Alat beratnya ( Beco) , namun oknum tersebut masih berkeliaran dan tidak ada proses hukum. Apakah Hukum tumpul ke atas tajam ke bawah?.

“Saya berharap kepada Kapolri c/q Kapolda sumut yang baru untuk menindak tegas para penambang Emas Tanpa Izin ( PETI) di Mandailing Natal ” Harap Todung.(25/02)(Bakty Wijaya).

Komentar

News Feed