oleh

Komisi VII DPRI RI, Hendrik Sitompul : Terkait Warga Sibanggor Diduga Terpapar H2S, Kita Tunggu Hasil Pemeriksaan Dokter

-Daerah-212 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (17/09) (Panyabungan) – Adanya dugaan peristiwa dugaan keracunan H2S yang menimpa masyarakat Desa Sibanggor Julu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), pada Jum’at (16/09/2022) malam, mengundang pertanyaan.

Demikian dikatakan Anggota Komisi VII DPR RI dari Sumatera Utara (Sumut), Hendrik Sitompul kepada media, Sabtu (17/09/2022) via seluler dan juga mengaku heran atas kejadian itu.

ptsmmhutmadina

Sebab imbuhnya, peristiwa dengan hal serupa, bukanlah peristiwa yang pertama kali terjadi, namun sudah berulang kali.

Dalam menanggapi kejadian ini, Hendrik juga mempertanyakan hasil pemeriksaan kesehatan warga yang dibawa ke RSUD Panyabungan dan RS Permata Madina kemarin malam.

“Hal ini sangat dibutuhkan, karena masyarakat harus tahu apa yang sebenarnya terjadi. Dan Dokter yang melakukan pemeriksaan seharusnya bisa membuka secara transparan, apa hasil dari pemeriksaan itu. Apakah benar warga terpapar H2S atau karena psikologis warga”.pungkasnya

Adanya pernyataan PT. Sorik Mas Geotermal Power (SMGP) terkait peristiwa yang terjadi malam itu sangat jelas kata politisi Partai Demookrat tersebut. SMGP melakukan logging test dan pekerja mereka juga tidak ada yang mengalami keracunan H2S. Sehingga menurutnya, dikhawatirkan ada orang-orang yang berusaha mengambil keuntungan pribadi atas peristiwa ini.

“Keterangan resmi dari perusahaan sudah keluar. Sekarang kita tunggu apa hasil dari pemeriksaan dokter. Benar terpapar atau apa. Ini akan menjadi jelas, jika ada orang-orang yang mau ambil keuntungan pribadi”.sebutnya

Sementara itu, Direktur RSUD Panyabungan, dr. Rusli Pulungan yang dikonfirmasi terkait apa hasil pemeriksaan dokter terhadap warga Desa Sibanggor julu yang mendapat perawatan medis menuturkan bahwa, di RSUD Panyabungan belum memiliki alat untuk pemeriksaan darah.

“Rumah sakit kita belum memiliki alat pemeriksaan darah. Infonya pagi tadi dari SMGP sudah mengambil sampel darah warga yang diduga terpapar H2S untuk diperiksa di laboratorium di Medan, kita akan tunggu hasilnya”.tandasnya singkat. (007)

Komentar

News Feed