oleh

KH. DR. Masyhuril Khamis,SH, M.M Terpilih Ketua Umum PB. Al Jam’iyatul Washliyah Tahun 2021-2026

-Daerah-140 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (21/03)(Panyabungan)- KH.DR. Masyhuril Khamis, SH. M.M terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah periode 2021 – 2026 melalui musyawarah untuk mufakat dalam Sidang Formatur Muktamar XXII Al Jam’iyatul Washliyah pada 20 Maret 2021 di Hotel Sari Pacific Jakarta.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua PD. Al Jam’iyatul Washliyah Madina, Moechtar Nasution (21/3) seusai mengikuti kegiatan Muktamar melalui virtual.

ptsmmhutmadina

Formatur yang terdiri dari 9 orang sebut Nasution bermufakat memberikan amanah Ketua Umum PB Al Washliyah kepada KH.DR.Masyhuril Khamis, SH. M.M.

Sidang Formatur Muktamar selain memilih Ketum PB Al Jam’iyatul Washliyah untuk masa khidmat 2021-2025, juga memilih Ketua Dewan Fatwa yaitu KH. Tengku Abdul Hamid Usman, Lc, MA dan Ketua Dewan Pertimbangan kepada Dr. KH. Yusnar Yusuf, MS yang merupakan mantan Ketum sebelumnya.

“Ketiga tokoh yang terpilih pada Sidang Muktamar tersebut langsung dilantik dan dibaiah oleh Pimpinan Sidang Muktamar dalam rapat pleno yang dihadiri peserta muktamar baik secara langsung maupun virtual.Setelah ketiganya dilantik, Ketua Pimpinan Sidang Muktamar Dr. Ir. H. Amran Arifin, MM menyerahkan panji-panji Al Washliyah kepada Ketum terpilih”ungkap Nasution.

Muktamar XXII Al Jam’iyatul Washliyah yang dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 19 yang lalu ujar Nasution selain menggunakan hybrid dan virtual juga memiliki perbedaaan yang signifikan dalam memutuskan Ketua Umum PB Al Washliyah yang baru.

“Ketua Umum PB Al Washliyah periode 2021 – 2022 dipilih melalui mekanisme formatur dengan mengedepankan permusyawarahan.Jadi, semua terasa indah dan penuh dengan nilai keislaman”sebutnya.

Pada Muktamar Al Washliyah sebelumnya, pemilihan Ketua Umum PB Al Washliyah dilakukan melalui mekanisme voting atau pemilihan langsung. Namun pada muktamar kali ini ujar Nasution para peserta muktamar lebih mengedepankan musyawarah mufakat.

“Untuk itu diambil keputusan oleh peserta muktamar mekanisme pemilihan Ketua Umum dan personalia PB Al Washliyah melalui formatur” tutupnya mengakhiri.(21/03)( Bakty Wijaya).

Komentar

News Feed