oleh

Ketua DPRD Madina Minta Polres Madina tindaklanjuti Pengaduan warga Terkait Tambang Ilegal Di Siulangaling

-Daerah-860 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (15/01) (Panyabungan) – Setelah Bupati Mandailing Natal (Madina), Drs H Dahlan Hasan Nasution menyurati Polres Madina terkait penertiban aktifitas tambang ilegal di wilayah Pantai barat khususnya daerah Siulangaling. Kini Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis juga meminta aparat kepolisian agar menindaklanjuti pengaduan tersebut, Jum’at (15/01/2021).

Demikian ditegaskan Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis yang juga menjabat sebagai ketua DPC Partai Gerindra Madina saat menjawab wawancara sejumlah media di sekretariat kantor DPC Gerindra Madina di desa Gunung tua panggorengan Kecamatan Panyabungan kota.

ptsmmhutmadina

“sudah selayaknya aparat kepolisian dalam hal ini Polres Madina menindaklanjuti laporan masyarakat 4 desa yang ada di wilayah Sulangaling Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Madina terkait aktivitas pertambangan emas secara illegal yang beroperasi di wilayah itu”.ujarnya

Sambungnya, yang jelas apabila ada aktifitas yang dapat merusak lingkungan dan kalau sudah ada yang keberatan dari kelompok manapun, apalagi masyarakat, aparat hukum sudah semestinya harus bertindak untuk melaksanakan investigasi atas aduan dari masyarakat tersebut.

“permasalahan tambang ini terjadi bukan hanya di daerah Sulangaling saja, melainkan juga terjadi di hampir diseluruh wilayah yang ada di kabupaten Madina ini seperti di Panyabungan, Muarasipongi, Kotanopan, Batang Natal dan belakangan ini di Sulangaling”.ungkapnya

Kemudian politisi Partai Berlambang Garuda ini juga mengakui bahwa aktivitas pertambangan baik yang berada di daerah Batang Natal dan Sulangaling maupun yang dilakukan secara manual sudah banyak menuai konflik, maka dari itu, karena tidak sesuai dengan prosedur semestinya aparat hukum melakukan penertiban terhadap aktifitas tambang ilegal ini.

“apalagi aktifitasnya sudah jelas-jelas dilakukan dengan cara yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Untuk itu, saya meminta kepada Pemerintah agar mencari solusi atau regulasi sehingga nantinya masyarakat tidak tersandung kasus hukum”.tandasnya

“Di Batang Natal juga kita kemarin sudah menyampaikan, kita bukan menyuruh untuk menutup tapi semestinya Pemerintah mencari regulasi atau solusi tambang yang ada,” sebutnya.

Masih Erwin, terkait aktifitas tambang tersebut, saat ini Pemerintah dihadapkan pada dua sisi dilema. Yang pertama masyarakat ingin melakukan tambang untuk menutupi kebutuhan hidup. Dan yang kedua adalah masyarakat dihadapkan dengan sulitnya pengurusan izin tambang.

“Jangan hanya gara-gara alasan untuk mencari nafkah atau kehidupan ditengah pandemi COVID-19 ini, lalu buta atau menutup mata terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan dari aktifitas tambang ilegal ini”.ucapnya

Sebelumnya, terkait keberadaan tambang di wilayah Sulangaling tersebut, Bupati Madina, Drs H Dahlan Hasan Nasution juga telah menyurati Kapolres Madina dengan nomor 300/0060/ TUPIM/ 2021 tertanggal 11 Januari 2021. (007)

Komentar

News Feed