oleh

Kepala BPN Madina : Kepengurusan Redistribusi Tanah Gratis

-Daerah-263 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (08/02) (Panyabungan) – kepala Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) Mandailing Natal (Madina), Anita SH membantah keras adannya dilakukan pemungutan biaya dalam kepengurusan sertifikat tanah masyarakat yang masuk dalam program pemerintah Redistribusi tanah (Redis).

“Untuk pembuatan sertifikat tanah program Redis tidak ada pungutan biaya, itu gratis” Ungkap beliau ketika MNC Trijaya Madina melakukan konfirmasi langsung dengan Kepala BPN Madina tersebut, Senin (07/02/2022) diruang kerjanya.

ptsmmhutmadina

Namun, apa yang beliau sampaikan itu sangat bertolak belakang dengan informasi yang dihimpun media di desa Batu Sondat dan Desa Banjar Aur Kecamatan Batahan Kabupaten Madina.

Salah seorang warga desa Batu Sondat yang juga warga pemohon pembuatan sertifikat ketika menghubungi MNC Trijaya Madina melaporkan hal ini menyatakan bahwa beliau sangat keberatan dengan adanya pemungutan biaya atas pembuatan sertifikat ini sebesar 1,2 juta rupiah.

“Saya turut juga melakukan pengurusan sertifikat untuk lahan rumah saya, namun saya tidak mampu untuk memenuhi biaya yang diminta kepada saya sebesar 1,2 juta rupiah. Karena setahu saya seperti di Daerah Sumbar ini adalah gratis”.terangnya

Saat ditanya siapa oknum yang melakukan pemungutan, masyarakat yang tak ingin namanya disebutkan ini menjelaskan bahwa Kaur Desa mereka lah yang memintanya. Dan apabila biaya untuk pengurusan sertifikat itu belum di lunasi, maka, sertifikat tak akan diberikan”.akunya

Kepala Desa Batu sondat, Zulfikar ketika dikonfirmasi MNC Trijaya Madina, Selasa (08/02/2022) mengenai hal tersebut menjelaskan bahwa memang awalnya mandat dari kantor BPN Msdina untuk kepengurusan sertifikat ini datang kepada saya. Akan tetapi saya serahkan mandat itu kepada oknum berinisial A warga Desa Banjar Aur untuk menjalankannya.

Ketika ditanya mengapa mengalihkan mandat kepada oknum berinisial A, beliau menjawab tidak ingin terlibat apabila ada masalah dibelakang hari terkait kepengurusan sertifikat tanah ini.

“Kaur saya yang melakukan pemungutan biaya pembuatan sertifikat tanah itu hanya menuruti perintah dari oknum berinisial A”.paparnya 

Dalam pengakuannya, Kades Batu sondat menuturkan, beliau hanya membantu warganya menandatangi administrasi, mana-mana berkas yang diperlukan buat kepenguruan sertifikat itu.

Dari informasi dan data yang dihimpun MNC Trijaya Madina, sementara ini ada 300 KK yang melakukan permohonan kepengurusan sertifikat tanah yakni Desa Batu sondat 197 KK dan Desa Banjar aur 103 KK.

Sedangkan Kepala BPN Madina, Anita, SH dalam laporannya saat itu kepada Bupati Madina, HM Jakfar sukhairi Nasution ketika melakukan penyerahan secara simbolis sertifikat gratis kepada warga Desa Tunas Karya Kecamatan Natal diaula kantor Bupati Madina, Selasa ( 28/12/2021) lalu menyampaikan bahwa tahun 2021 Kabupaten Madina mendapat sebanyak 2.300 sertifikat gratis dan tahun 2022 mendapat sebanyak 5000 sertifikat gratis. (007)

Komentar

News Feed