oleh

Keluarga Prajurit Sambut Kedatangan Satgas Pamtas RI-PNG, Wabup Madina Terharu

-Daerah-448 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (21/10) (Panyabungan) – Sebanyak 91 Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Yonif 123/Rajawali Kompi Senapan B telah menyelesaikan tugasnya di perbatasan Papua disambut hangat oleh keluarga di Asmil Kipan B Manggadua, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Jumat (21/10/2022).

Dengan membawa bunga, keluarga dan anak-anak yang berbaris dengan memakai baju tentara dan persit itu sambil berteriak memanggil ayahnya.

ptsmmhutmadina

“Ayah, Ayah, Ayah pulang,” kata anak-anak yang berbaris sambil lompat kegirangan.

Para prajurit tersebut tampak bahagia dan gembira bertemu dengan anak dan istri yang ikut memberikan bunga.

Tampak beberapa personel yang sudah berkeluarga, langsung menggendong dan memeluk anak mereka. Kerinduan yang sama juga dirasakan istri dan anak yang ditinggalkan selama ini.

Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution bertugas sebagai inspektur upacara merasa terharu melihat prajurit cilik yang bersemangat menyambut kedatangan ayahnya.

“Saya terharu melihat adik-adik kita, anak-anak kita bahwa bagaimana sangat merindukan sosok ayah. Hari ini Alhamdulillah mimpi yang ditunggu-tunggu telah tiba,” kata Atika sambil terharu.

Atika mengucapkan selamat kepada 91 prajurit yang telah berjuang menjaga perbatasan demi kedamaian Republik Indonesia.

Setelah berjuang hampir satu tahun, Atika menyampaikan selamat melepas rindu. Salah satu hal yang membuat terharu dirinya, saat sang ayah meninggalkan keluarga terutama anak yang baru lahir dan saat kembali anak tersebut sudah bisa berjalan membuat Atika bangga kepada rekan-rekan.

Sementara Danki Kompi Senapan B Manggadua Kapnten Inf Salahuddin Hasibuan mengucapkan terima kasih kepada jajaran kepolisian dan Pemkab Madina yang telah memberikan pelatihan mengenai peraturan hukum untuk bekal berada di Papua.

Salahuddin juga mengapresiasi ibu-ibu persit yang telah melakukan berbagai kegiatan positif dan saling membantu saat para prajurit sedang bertugas.

Menurutnya, para ibu sangat hebat untuk menanti kepulangan keluarganya. “Alhmdulillah kami 91 orang yang berangkat dan 91 orang juga yang kembali ke Bumi Gordang Sambilan. Ada beberapa rekan dari daerah lain berangkat dan kembali tidak dengan jumlah yang sama,” kata Salahuddin. (21/10).(009)

Komentar

News Feed