oleh

Kanwil BPN Sumut Akan Turunkan Tim Moev Terkait Dugaan Pungli Sertifikat Redis

-Daerah-216 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (15/02) (Panyabungan) – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut), akan segera menurunkan tim monitoring ke Kantor BPN Kabupaten Mandailing Natal (Madina). 

Hal disampaikan Ketua Ombudsman Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar melalui pesan WhatsAppnya kepada MNC Trijaya Madina, Selasa (15/02/2022).

ptsmmhutmadina

Dikatakannya permasalahan dugaan pungutan liar (Pungli) di Kantor BPN Madina sangatlah meresahkan masyarakat. Sehingga dia sebagai perpanjangan tangan pemerintah yang melindungi hak-hal publik masyarakat perlu untuk meneruskan laporan atau keresahan masyarakat di Madina tersebut. 

“Kepala Kanwil BPN Sumut berjanji untuk segera menurunkan tim monitoring dan investigasi ke BPN Madina. Dan saya berharap, masyarakat yang menjadi korban dugaan pungli ini bisa bertemu langsung dengan tim yang diturunkan nanti”.pintanya

Masih Abyadi, tindakan cepat BPN Kanwil Sumut ini sangat diapresiasi. Karena beliau menggangap sebagai proses pemberantasan mafia tanah di Indonesia. 

“banyaknya mafia-mafia tanah di Indonesia ini harus segera diberantas dan diselesaikan segera. “Mafia tanah itu harus segera diberantas dan jangan dipelihara”.pungkasnya

Seperti pemberitaan MNC Trijaya Madina sebelumnya, permasalahan dugaan pungli ini ditemukan dari masyarakat di desa Batu Sondat dan desa Banjar aur Kecamatan Batahan Madina. 

Dimana, masyarakat dimintai uang 1,2 juta rupiah untuk mengurus Sertifikat tanah milik mereka. Berdasarkan informasi yang dihimpun MNC Trijaya Madina, ada sekitar 197 KK yang melakukan pengurusan sertifikat tanah di Desa Batu Sondat ini dan 103 KK untuk Desa Banjar aur kecamatan Batahan dengan total 300 KK. (007)

Komentar

News Feed