oleh

Kader Pemuda Pancasila Diinstruksikan Bantu Masyarakat Tertimpa Banjir Dan Longsor

-Daerah-377 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (18/12)(Panyabungan) – Curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari ini dengan intensitas yang lama di Wilayah Kab Madina, telah mengakibatkan longsor dan banjir parah diberbagai titik lokasi akibat meluapnya sungai yang tak mampu menampung debit air yang sangat besar yang muaranya menggenangi ribuan rumah, merusak lahan pertanian dan berbagai fasilitas lainnya. “Saat ini hujan masih terus mengguyur, dikhawatirkan air terus naik. Kita meminta masyarakat untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan di musim penghujan ini untuk meminimalisir dampak bencana” ujar Ketua MPC Pemuda Pancasila Kab Madina Akhmad Arjun Nasution menyikapi  musibah banjir tahunan di musim penghujan yang merendam berbagai kecamatan  di Kab Madina.

Dalam catatan MPC Pemuda Pancasila, kata Arjun ada 10 kecamatan yang terendam banjir akibat meluapnya sungai-sungai besar yakni Kecamatan Panyabungan Kota dengan sungai  Batang Gadis, Sungai Aek Pohon, Sungai Aek Mata, Sungai Aek Ranto Puran yang meluap besar, kemudian Kec. Panyabungan Utara, Kec. Panyabungan Timur,  Kec. Hutabargot, Kec. Batang Natal, Kec. Lingga Bayu, Kec. Ranto Baek, Kec. Natal, Kec. Sinunukan, Kec. Panyabungan Barat. “Tapi yang paling parah dalam amatan kita, yakni Ranto Baek, Lingga Bayu, Natal, Panyabungan Kota, dan  Hutabargot” tambahnya.

ptsmmhutmadina

MPC Pemuda Pancasila Kab Madina menghimbau kepada masyarakat, khususnya yang berada di hilir atau Bantaran sungai, untuk sementara mengungsi dan mencari tempat aman dan warga yang bermukim di perbukitan untuk mewaspadai longsor. Para pengendara juga diminta mengurungkan niatnya  serta tetap hati-hati melintasi daerah yang terkena banjir dan longsor .

Arjun menambahkan, MPC Pemuda Pancasila juga telah menginstruksikan kepada kader-kader Pemuda Pancasila di tingkatan kecamatan/PAC dan Ranting, untuk sigap dan berjibaku membantu masyarakat, baik dalam hal memfasilitasi tempat  pengungsian, evakuasi, mendirikan posko kemanusiaan, membantu logistik dan tentu dengan berkoordinasi dengan pemerintah setempat. “Kader Pemuda Pancasila tidak boleh diam, tapi harus sigap turun tangan membantu  masyarakat ini. Tunjukkan bakti dan pengabdian kita kepada masyarakat” tutur Arjun

Arjun yang mantan anggota DPRD Kab Madina ini menjelaskan, menurut data bahwa Kab Madina adalah termasuk salah satu Kabupaten yan paling rawan bencana (type A) dengan potensi bencana yakni banjir dan longsor, mengingat kondisi geografis Madina adalah perbukitan yang dikelilingi oleh 11 sungai besar. “Kita sangat apresiasi sikap tanggap bencana oleh Bupati Madina yang telah melakukan instruksi dan koordinasi untuk langkah konkrit mengantisipasi banjir ini”.

Namun ke depan, saran Arjun agar penguatan kapasitas dan kompetensi BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) harus lebih ditingkatkan dengan anggaran yang memadai, ditambah dengan personil yang cakap, sigap dengan skill yang mumpuni dan fasilitas atau peralatan yang lengkap. “Madina kan daerah rawan bencana. Tentu penguatan kelembagaan BPBD harus lebih prioritas, massif dan intensif dalam langkah preventif dan antisipatif untuk tanggap bencana. Miris kita melihat kondisi ril sekarang. Bahkan kita menduga banyak personil  di kantor BPBD yang tak faham tupoksinya dan tidak memiliki skill bencana” tegas Arjun.

Ditambahkan, bila memungkinkan, ujar Arjun agar Pemkab Madina memfasilitasi dan membentuk Tim Relawan Tanggap Bencana dari unsur Masyarakat, OKP, Ormas  di berbagai kecamatan yang dinilai rawan bencana dan diberikan pelatihan dan honorium, yang gunanya untuk diterjunkan sewaktu-waktu membantu pemerintah dalam menghadapi bencana.

Arjun mengungkapkan, menyikapi bencana yang merupakan musibah tahunan di musim penghujan ini, diperlukan langkah evaluasi, saran konstruktif dan sinergitas seluruh komponen masyarakat dengan bergandengan tangan dengan pemerintah untuk mencari format solusi terbaik dalam menghadapi bencana. Tentu langkah lain, kata Arjun kita juga harus lebih banyak instropeksi dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT, dengan memperbanyak munajat doa, dzikir agar kita semuanya tetap berada dalam lindungan-Nya dan dijauhkan dari marabahaya dan bencana.(18/12)(009)

Komentar

News Feed