oleh

Kader Al Washliyah Diinstruksikan Bantu Masyarakat Madina Hadapi Darurat Banjir

-Daerah-499 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (18/12) (Panyabungan) – Kader Al Washliyah Madina diinstruksikan untuk pro aktif  mengerahkan segala kemampuan dan energi dalam membantu pemerintah diwilayah masing masing guna mendukung  penanganan  banjir yang terjadi merata hampir diseluruh wilayah.

Hal ini ditegaskan Wakil Ketua Al Washliyah Madina, Mukhtar Nasution di Convention Hall Payaloting Hotel seusai kegiatan pelantikan Gerakan Pemuda Al Washliyah Madina masa khidmat 2020-2023.

ptsmmhutmadina

“Curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari ini dengan intensitas yang lama telah mengakibatkan longsor dan banjir parah diberbagai titik lokasi akibat meluapnya sungai yang tak mampu menampung debit air yang  besar sehingga menggenangi ribuan rumah, rumah ibadah, sekolah dan fasiltas umum lainnya, merusak lahan pertanian, perkebunan dan yang lainnya” ungkapnya didampingi Abdurrahman Saleh, S.Hut.M.Si.

Lebih lanjut, Nasution meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati,meningkatkan  kewaspadaan dan selalu siaga untuk meminimalisir dampak bencana tersebut serta selalu berkoordinasi dengan aparatur pemerintahan diwilayah masing masing.

Nasution juga menghimbau para pengendara lalu lintas untuk sementara waktu membatasi bepergian serta tetap berhati-hati melintasi daerah yang terkena banjir dan longsor .

Nasution menyebutkan Al Jam’iyatul Washliyah Madina telah menginstruksikan kepada seluruh pengurus kabupaten dan kader  dikecamatan  dan pengurus organisasi bagian secara keseluruhan untuk selalu membantu masyarakat  yang membutuhkan dengan tetap berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

“Kita memberikan apresiasi sikap tanggap bencana oleh Bupati Madina yang telah melakukan instruksi dan koordinasi untuk langkah konkrit mengantisipasi banjir ini dengan penetapan Status Darurat Bencana Banjir dan Longsor sesuai SK Bupati Madina Nomor 360/0947/K/2021 yang berlaku selama 14 hari kedepan” imbuhnya.

Dengan adanya penetapan status ini sebutnya  akan lebih memudahkan koordinasi diantara sesama stake holder yang ada dan akan mempercepat penanganan banjir dan longsor tersebut

Lebih lanjut Nasution mengungkapkan bahwa dalam persfektif agama, banjir dan longsor ini merupakan ujian bagi manusia untuk lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta.

“Kita wajib melakukan instropeksi diri,  memperbanyak munajat doa dan dzikir agar kita semuanya tetap berada dalam lindungan-Nya dan dijauhkan dari marabahaya dan bencana” tutupnya mengakhiri. (18/12)(009)

Komentar