oleh

Jelang Ramadhan, Disperindag Monitoring Harga Sembako Dan Produk Tidak Layak Edar

-Daerah-349 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (21/04) (Panyabungan) – Menjelang bulan suci Ramadhan 1441 H, tim gabungan dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Polres Madina melakukan pemantauan harga Sembako di sejumlah swalayan dan pasar, Selasa (21/4).

Dalam pemantauan yang dilakukan oleh tim gabungan tersebut terhadap produk edar yang ada disejumlah swalayan. Tim monitoring melakukan pemeriksaan terhadap barang yang kadaluarsa, pengecekan kemasan, standar barang dan label halal.

BNNCOVID19

Kegiatan monitoring menjelang bulan suci ramadhan ini dalam menindaklanjuti dan menyikapi undang-undang nomor : 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Dan dalam kegiatan ini, kita ada menemukan sejumlah produk yang tak layak edar di sejumlah swalayan”.ujar Kadis Perindag Madina, Jhon Amriadi 

“terkait adanya temuan terhadap sejumlah produk tidak layak edar, kepada pemilik swalayan kita telah melakukan imbauan agar produk tersebut jangan lagi di pajangkan dalam toko”.jelasnya

kemudian, kepada para pedagang, kita juga tadi telah meminta agar memisahkan produk yang mengandung kimia dari pajangan makanan yang non mengandung kimia.

Mengenai harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) menjelang bulan Ramadhan ini di pasar baru Panyabungan ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan. Seperti gula pasir yang mengalami kenaikan sebesar Rp. 6.000 /kg, yang sebelumnya Rp 13 ribu perkilo sekarang sudah naik menjadi Rp 19 ribu. 

Lalu bawang merah juga mengalami kenaikan sebesar Rp. 7.000. Dimana harga sebelumnya Rp 38 ribu perkilo sekarang naik menjadi Rp 45 ribu perkilo. (007)

Komentar

News Feed