oleh

Inspektorat Madina Sudah Serahkan LHP DD Pasar 5 Natal Ke Bupati 

-Daerah-180 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (24/04) (Mandailing Natal) – Ada asap pasti ada api kalimat pepatah bijak itulah yang sesuai dengan kondisi terkait pemerintahan Desa yang ada di Desa pasar 5 Kecamatan Natal yang dipimpin oleh Idris selaku kepala Desa (Kepdes) hingga warga dan perangkat desa melaporkannya ke Bupati Mandaing Natal (Madina), Drs H Dahlan Hasan Nasution dan inspektorat Madina terkait penyalahgunaan dalam pengelolaan Dana Desa (DD) 2017, 2018 dan 2019.

Sebelum warga membuat pelaporan ke inspektorat Madina dan Bupati Madina, Drs H Dahlan Hasan Nasution terhadap dugaan penyalahgunaan pengelolaan Dana Desa ini, ternyata warga melalui BPD sudah terlebih dahulu memberikan kesempatan dengan mencoba jalan musyawarah dan mengingatkan agar oknum Kepdes Pasar 5 Natal tersebut benar-benar dalam menjalankan tugasnya menggunakan dana desa tersebut, agar tercapai apa yang telah diprogramkan pemerintah pusat untuk membangun pedesaan.

BNNCOVID19

Namun ternyata, berdasarkan keterangan Ketua BPD Pasar 5 Natal, Salman kepada MNC Trijaya Mandailing Natal Jum’at (24/4) via seluler, imbauan dan peringatan dari warga itu tidak diindahkan dan didengarkan oleh oknum Kepdes, hingga akhirnya warga bersama BPD dan Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Pasar 5 Natal membuat laporan ke Inspektorat Madina guna dilakukan pemeriksaan dan melaporkannya ke Bupati Madina.

“memberikan kesempatan sebelum kita laporkan kepada kepdes sudah kita lakukan selaku BPD Pasar 5 Natal, namun karena kesempatan dan imbauan tersebut tidak mempan, ya makanya kami laporkan masalah kepada Inspektorat dan Bupati Madina”.tegasnya

Kemudian sambungnya, terkait adanya pemberitaan di sebuah media yang menyatakan bahwa yang melaporkan itu hanya sekelompok orang dan bukan keinginan mayoritas warga, agar tidak ada fitnah serta bisa mendapatkan kebenarannya, silahkan saja Inspektorat atau media melakukan kroscek ke desa kami. mana yang lebih besar jumlahnya, memberikan dukungan kepada kepdes atau yang ingin kepdes itu diberhentikan.

Sementara itu Kepala Inspektorat Madina, Marwan Siregar saat dikonfirmasi MNC Trijaya Mandailing Natal menerangkan bahwa memang kita sudah melakukan pemeriksaan terkait laporan warga atas laporan dugaan penyalahgunaan dana desa 2017, 2018 dan 2019 di Desa Pasar 5 Natal. 

Dan dari hasil pemeriksaan penggunaan dana desa tahun 2017, 2018 dan 2019 tersebut, memang kita ada menemukan kerugian negara yang harus dikembalikan yakni Tuntutan Ganti Rugi (TGR,red) dengan jumlah yang cukup besar”.ungkapnya

Lanjutnya, terkait kerugian negara ini harus menjadi tanggungjawab kepdes untuk mengembalikan kerugian negera tersebut. Dan apabila nantinya oknum kepdes setelah diberikan waktu yang sudah ditentukan juga belum mengembalikannya, maka proses akan kita lanjutkan ke hukum.

Dan saat disinggung MNC Trijaya Mandailing Natal mengenai saat ini sudah sejauhmana prosesnya setelah ditemukan kerugian negara, Marwan menjawab saat ini semua laporan pemeriksaan itu sudah kita naikkan ke Pak Bupati. Menggenai sanksi apa yang harus diterima si oknum kepdes, itu semua keputusannya sama Pak Bupati”.ungkapnya (007)

Komentar

News Feed