oleh

Imbas Demo di Madina, Jalur Alternatif Terpaksa jadi Pilihan Pengendara

-Daerah-515 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (02/07)( Panyabungan Utara) – Imbas Demo yang kembali terjadi di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara, Kamis (2/7/2020) menyebabkan arus lalu lintas melalui Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Padang terhenti hingga berita ini diterbitkan. Jalan kaki dan melewati jalur alternatif terpaksa jadi pilihan agar sampai ke tujuan.

Pantauan media ini, per pukul 16.30 WIB masih terjadi blokade jalinsum oleh pendemo.

BNNCOVID19

Ada Nan Saleh Batubara (40) warga Kecamatan Siabu yang melakukan perjalanan ke kota Panyabungan Kabupaten Madina, mesti menempuh jalan alternatif dengan jarak tempuh yang cukup jauh.

“Biasanya saya naik motor hanya 30 menit, dan sekarang hampir 2 jam baru sampai ke Kota Panyabungan. Jalur alternatif ini banyak simpangnya dan kondisi jalan sangat buruk, ditambah lagi kemacetan yang cukup panjang,” Ungkap Ada Nan, Kamis sore (2/7/2020).

Sebagai pengguna jalan dia pun berharap agar aksi blokade jalan yang dilakukan warga agar segera dihentikan.

Pasca terjadinya kembali aksi blokade jalan oleh pendemo di Jalinsum Desa Mompang Julu, nampak banyak warga yang terpaksa jalan kaki melewati konsentrasi massa yang berada ditengah jalan.

Ditempat terpisah, pihak Dishub Pemkab Madina bersama Satlantas Polres Madina juga sudah menurunkan personilnya untuk mengamankan arus lalu lintas dari jalur alternatif.

“Dalam situasi begini, kami selalu bekerjasama dengan Satlantas Polres Madina sama-sama turun mengatur lalu lintas di jalur alternatif agar lancar dan terkendali,” Ujar Kadishub Madina, Hendra Edisa saat dihubungi lewat seluler, Kamis sore (2/7/2020).

“Semoga keberadaan personil yang diturunkan bisa membantu masyarakat agar tau jalur-jalur yang mau dilewati dan tidak terjadi salah arah,” Harapnya.

Ada pun jalur alternatifnya bila dari arah Sumbar menuju arah Medan, yaitu masuk dari simpang jalan Desa Huta Bargot, simpang Desa Binanga, Desa Mondan, simpang Desa Simanondong, Desa Tomuan, Desa Bulu Mario, menuju jembatan Jambur dan simpang Desa Jambur.

Sebelumnya, Informasi yang dihimpun media dilapangan, aksi pemblokadean jalinsum ini diduga kuat karena adanya 2 warga Desa Mompang julu yang ditahan pada Rabu (01/07/2020) malam oleh Polres Madina terkait kasus pembakaran mobil dan sepeda motor pada saat aksi unjukrasa pemblokadean jalinsum pada hari Senin 29 Juni 2020 lalu.

Pantauan MNCTrijaya Mandailing Natal terlihat warga Desa Mompang julu sudah ramai berkumpul dan memblokade jalan dengan membuat meja, teratak dan kayu-kayuan ditengah jalinsum.

Akibat terjadinya kembali pemblokadean jalinsum ini, kembali aktifitas lalulintas lumpuh total dan terlihat kemacetan dari kedua arah sudah berkilometer, sehingga untuk sementara lalulintas jalinsum lumpuh total.

Seperti pemberitaan MNC Trijaya Mandailing Natal sebelumnya, untuk permintaan warga dalam aksi unras pertama agar kepala Desa Mompang julu, Hendri Hasibuan mundur dari jabatannya sebagai Kepdes sudah dipenuhi setelah Hendri Hasibuan membuat surat pernyataan pengunduran diri pada Senin malam 29 Juni 2020 disaksikan Forkopimda Madina dirumah Dinas Bupati Madina.(2/7/2020).(Joki Nasution)

Komentar

News Feed