oleh

Gegara Mantan Kades, Poskesdes di Silogun Pakantan Terganggu

-Daerah-412 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (25/12)(Pakantan) –  Sudah sekian lama gedung Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) tidak difungsikan, pelayanan kesehatan bagi warga Desa Silogun Kecamatan Pakantan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjadi terganggu. Pasalnya, oknum mantan Kepala Desa (Kades) Silogun menahan kunci gedung tersebut yang seharusnya berguna bagi masyarakat setempat.

Hal ini dibenarkan Dokter Amri Situmorang selaku Kepala Puskesmas Pakantan kepada awak media yang di konfirmasi melalui telepon selulernya, Senin (13/12/2021).

ptsmmhutmadina

“Benar Pak, Bangunan Poskesdes desa Silogun memang sudah ada, namun hingga kini fasilitas bangunan itu tidak bisa kami pergunakan, Sebab kuncinya di tangan oleh mantan Kades,” Tuturnya.

Akibatnya, program pelayanan posyandu bagi ibu hamil dan ibu menyusui serta pemeriksaan kesehatan bagi warga masyarakat desa selama ini mati total di Poskesdes itu.

“Setiap kali petugas kami datang dari kecamatan melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui di desa tersebut terpaksa dilaksanakan di teras rumah warga,” Ucap Kapus Pakantan.

Selain itu, Kapus mengungkapkan untuk peralatan medis serta obat obatan terpaksa dititipkan dirumah salah satu kader kesehatan binaan.

Sementara, Mantan Kades Silogun Abdul Rasyad Lubis yang dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya, Selasa (14/12/2021), menyampaikan tidak mengetahui kapan Poskesdes tersebut di bangun.

Lebih lanjut, awak media menanyakan sebab akibat kenapa kunci gedung tersebut ditahan dalam jangka lama.

Abdul Rasyad menjawab bahwa dasarnya memang tidak ada untuk memegang kunci Itu, begitu juga dengan kapasitas dipertanyakan.

“Sebenarnya kunci itu sudah saya serahkan kepada pak Camat terhormat saat beliau berkunjung ke Dsa Silogun, tapi kunci itu dikembalikan pak Camat lagi ke saya,” Lanjutnya.

“Saudara media tidak perlu selalu mengkomfirmasi saya, karena saya bukan lagi pejabat publik, meskipun itu persoalan dana desa di tempat saya bertugas dulu,” Pungkasnya mengakhiri percakapan awak media.

Camat Pakantan, Muslih S. Sos., pada Sabtu (25/12/2021) mengatakan kunci gedung tersebut sudah diserahkan mantan kades.

“Kunci gedung tersebut saya berikan ke kader kesehatan yang ada di desa itu,” Ujar Camat Pakantan.

Terkait Keterangan mantan kades yang mengatakan kunci poskesdes itu saya kembalikan lagi ke tangannya, Muslih menegaskan bahwa itu bohong.

“Sebenarnya bukan seperti itu, begitu kunci saya terima, langsung saya serahkan ke kader agar mereka dapat mempergunakan fasilitas pemerintah itu,” Tegasnya.

“Akan tetapi ternyata, begitu saya meninggalkan desa, beliau mantan kades meminta kembali kunci poskesdes tersebut ke kader kesehatan dengan alasan mantan kades ke kader kesehatan, gedung itu masih dipergunakan anggota tukang untuk tempat tidur, padahal itu adalah fasilitas pemerintah,” Tambahnya.

Selain itu, Camat Pakantan mengungkapkan apa kata mantan kades, bahwa gedung poskesdes itu saat ini dipergunakan untuk tempat penyimpanan barang bagunan.

Jurnalis : Joki Nasution/Syahren Hasibuan

Komentar

News Feed