oleh

FKI-1 Madina Resmi Laporkan PT SMGP

-Daerah-429 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (09/02) (Panyabungan)- Madina Dalam menyikapi rentetan insident dan dugaan pelanggaran serta ketidak profesionalan PT SMGP dalam bekerja, Front Komunitas Indonesia satu ( FKI-1) Mandailing Natal resmi menyeret PT SMGP ke ranah Hukum.

Samsuddin Nasution Ketua Ormas FKI-1 Madina mengatakan “Kita sudah jenuh dengan sistem kerja Perusahaan ini, dimana mereka kebanyakan berkerja secara Amatiran, mengacu kepada insident 25 januari yang memakan 5 korban jiwa serta puluhan lain dirawat secara intensif di RSUD Panyabungan dan beberapa temuan kami yang mengacu kepada indikasi Tindak Pidana berat”

SOMAN

Maka dari itu untuk tahap awal kami dari FKI-1 Madina telah Melaporkan perusahaan raksasa ini ke Polres Mandailing Natal dengan nomor surat 594/DPK FKI-1/MN/II/2021 agar segera di proses dugaan tindak pidananya.

“Di dalam surat kami mencakup beberapa dugaan pelanggaran Pidana seperti, Illegal logging pada wilayah TNBG, pengerusakan Asset negara, penabrakan AMDAL serta insident 25 Januari Sibanggor julu yang menewaskan setidaknya 5 orang penduduk yang sedang bertani di sawah”.

Di tempat lain Muhammad solihin Nasution wasekjend FKI-1 Madina menyebutkan “pendalaman dan hasil investigasi kami dari FKI-1 Madina mengindikasikan kegiatan well testing pada wellpad Tango sibanggor julu menggambarkan bahwa perusahaan raksasa sekelas PT SMGP bekerja asal-asalan ataupun “Amatiran” itu di gambarkan dengan sistem informasi yang tidak on time dan pihak safety yang tidak bekerja dengan baik, dimana well test yang harusnya urgen dan dilaksanakan secara safety malah di kerjakan secara sembrono hingga mengakibatkan 5 nyawa melayang”

“Disini kita meminta pihak CDCR PT.SMGP untuk klarifikasi masalah keterlambatan dan efisiensi informasi well test, meminta agar pihak safety yaitu PT.WIRA agar bertanggung-jawab mengenai sterilisasi radius jangkauan welltest dimana korban yang di temukan masih ada pada radius ±100 Meter, sementara radius yng di tetapkan safety untuk well testing adalan 300 meter”ungkapnya

“Maka dari itu bahan yang sudah tim kita kumpulkan di lapangan akan kita laporkan sesuai hukum yang berlaku dan akan kita publish, satu nyawa terlalu banyak untuk di korbankan apalagi 5 serta kita akan terus menyuarakan ini bila perlu hingga ke Mabes Polri Melalui DPP FKI-1 pusat” tegas Wasekjend FKI-1 Madina Muhammad solihin. (09/02)(Bakty Wijaya)

Komentar

News Feed