oleh

DPD LIRA Madina : Pelanggar Lambang Negara Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara

-Daerah-399 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (07/09)(Panyabungan) – Menyebar dan terpajangnya foto berbingkai putih pasangan Bupati Mandailing Natal (Madina), HM Jakfar Sukhairi Nasution dan wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution dengan lambang kepala garuda mengarah ke kiri (salah,red) pada topi wakil Bupati masih menjadi tanda tanya.

Sebab, setelah MNC Trijaya Madina kembali melakukan penelusuran ke sejumlah instansi yang ada di Pemkab Madina, Selasa (07/09/2021) ditemukan lagi foto Bupati dan wakil Bupati Madina dengan bingkai kuning keemasan yang belum terpasang dengan posisi lambang kepala garuda mengarah ke kanan (benar,red).

ptsmmhutmadina

Sementara itu Wakil Bupati, Atika Azmi Utammi Nasution mengeluarkan statemen dalam salah satu media menegaskan bahwa foto tersebut adalah editan, bukan foto asli. Atika mengaku tidak tahu siapa oknum pelaku yang mengedit foto tersebut hingga dipasang ke kantor pemerintahan seperti yang dikabarkan.

Ternyata dari penelusuran MNC Trijaya Madina dalam dua hari ini, ditemukan dua versi foto berbingkai Bupati dan wakil Bupati dengan versi yang berbeda pada bingkai dan posisi arah kepala garuda di topi wakil Bupati Madina. Siapakah sajakah oknum penyedia foto ini ?

Seperti yang diberitakan MNC Trijaya Madina sebelumnya, diduga kuat pengadaan foto Bupati dan Wakil Bupati Madina khusus lambang kepala garuda di topi wakil Bupati telah menyalahi peraturan pemerintah (PP) nomor 66 tahun 1951 tentang lambang negera pasal 1 ayat (1) yang menyatakan dengan tegas bahwa kepala lambang garuda itu mengarah ke kanan dengan arti kebaikan, bukan mengarah ke kiri.

Menanggapi hal ini Wakil Sekertaris DPD LSM LIRA kabupaten Madina, M Syawaluddin kepada MNC Trijaya Madina juga menegaskan terkait Penggunaan Lambang Negara juga telah diatur dalam UU No 24 Tahun 2009 tentang bendera, bahasa Dan lambang negara serta lagu kebangsaan.

“terkait penggunaan Lambang Garuda pada Pet Wakil Bupati Madina dengan lambang kepala garuda mengarah ke kiri telah melanggar Pasal 69 huruf a yang bunyinya Dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah), setiap orang yang: a. dengan sengaja menggunakan Lambang Negara yang rusak dan tidak sesuai dengan bentuk, warna, dan

perbandingan ukuran.

Maka dari itu DPD LSM LIRA Kabupaten Madina berharap agar pihak Aparat Penegak Hukum (APH) segera memanggil dan mengusut tuntas pihak yang menjadi Penyedia Foto Bupati dan Wakil Bupati Madina tersebut.

“APH harus segera memanggil penyedia foto itu guna dimintai Pertanggung jawaban atas penggunaan Lambang negara yang tidak sesuai bentuknya sebagaimana yang telah diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Negara Kesatuan Republik Indonesa”.tandasnya (007)

Komentar

News Feed